Laila Mufidah Desak Pemkot Lebih Sering Turun ke Bawah

surabayapagi.com

Surabaya Pagi - Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah banyak menemukan rumah yang tidak layak huni yang luput dari perhatian Pemkot Surabaya. Saat berkunjung ke Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, pimpinan DPRD itu tidak hanya singgah di rumah Aisyah yang sudah selayaknya mendapatkan prioritas bedah rumah. Tapi juga meninjau beberapa rumah warga.  

Tidak berhenti di situ, Laila juga mengunjungi rumah keluarga lain. Sebuah rumah sederhana ukuran kecil yang porak-poranda karena hujan angin. Atapnya terempas. Laila berharap warga yang demikian mendapat prioritas penanganan dari Pemerintah Kota Surabaya. 

 "Kita mengimpikan ada langkah taktis dari Pemkot Surabaya untuk mempercepat penanganan orang-orang begitu. Tak perlu menunggu birokrasi dan aturan karena darurat. Yang tahu warganya tidak lain adalah RT RW dan kelurahan," ungkap Laila.

 Laila mendesak agar pihak kelurahan dan stafnya lebih sering turun sehingga mempercepat proses jika ada warga yang perlu mendapatkan intervensi dari Pemkot Surabaya. 

 Selama ini mekanisme dan sistem masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) menjadi patokan utama. Setiap Program intervensi Pemkot sarat utama adalah MBR. Laila berharap agar tiga warga Siwalankerto jangan sampai luput juga dadi MBR. Melihat kondisi riil-nya demikian.  

Selain itu Laila mengingatkan jangan sampai Pemkot Surabaya kalah peka dengan pihak lain. Apalagi kalah peka dengan organisasi kepemudaan lembaga keagamaan yang tersebar di setiap kecamatan. 

Termasuk di rumah salah satu janda. Saban hari, janda ini harus menghidupi anak-anaknya dengan jualan kue dan es sachet. "Organisasi kepemudaan keagamaan yang menunjukkan ke kami. Sampai bergotong royong memperbaiki atap janda ini. Mengingat musim hujan," kata Laila.  

Kalau menunggu intervensi kelurahan perlu waktu. Belum melalui proses. Sementara itu rumah satu-satunya yang harus dijadikan tempat berteduh saat musim hujan. Untuk istirahat bersama sejumlah anaknya. Alq

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru