SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Ika Puspitasari meresmikan Pos Binaan Terpadu (Posbindu) bagi aparatur sipil negara (ASN), Jumat (17/6). Hal tersebut sebagai dukungan agar para ASN senantiasa dalam kesehatan prima.
"Kami ingin mewujudkan SDM di pemkot ini berkukualitas, termasuk dari sisi kesehatannya. Dengan ASN sehat, harapannya bisa menjaga produktifitas dan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ungkap wali kota.
Baca juga: Indonesia Darurat Sampah, Pemkot Mojokerto Genjot Gerakan Pilah Sampah dari Rumah
Posbindu ASN dihadirkan oleh pemkot, utamanya melalui kolaborasi Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) serta RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo. Melalui Posbindu, ASN akan mendapat skrining penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes melitus, dan kolesterol.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Gelar Open House 1 Syawal, Ajak Warga Bersilaturahmi di Rumah Rakyat
"Karena PTM ini tergolong silent killer , sehingga perlu dideteksi sedini mungkin. Sehingga melalui fasilitas ini, para ASN ini akan mendapat pemeriksaan rutin agar terhindar dari komplikasi yang tidak diinginkan," ujar Kepala Dinkes P2B, dr. Triastutik Sri Prastini, Sp.A. , mendampingi wali kota.
Posbindu ASN hadir setiap pekan ke dua tiap bulannya, hari Rabu dan Kamis, di Mall Pelayanan Publik Gajah Mada lantai empat. Para ASN seluruh Kota Mojokerto akan mendapatkan pemeriksaan secara bergilir di lokasi tersebut.
Baca juga: Musrenbang 2027: Wali Kota Mojokerto Prioritaskan Layanan Dasar di Tengah Tantangan Fiskal
Setelah dilakukan skrining, ASN yang terdeteksi mengidap PTM akan didata dan dilaporkan ke masing-masing kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berikutnya, ASN terdeteksi akan diberi jadwal pengobatan serta monitoring lebih lanjut dari pihak Dinkes P2KB. Dwi
Editor : Moch Ilham