Kunjungan Kerja Sesmenkop RI ke Kota Mojokerto

Miliki Aset 6 Milyar, KPRI RSU Kota Mojokerto Bikin Bangga Sesmenkop

surabayapagi.com
Wali Kota Mojokerto Ning Ita saat menerima kunjungan kerja Sesmenkop RI di KPRI RSUD Kota Mojokerto

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - KPRI (Koperasi Pegawai Republik Indonesia) RSUD Dr. Wahidin Sudiro Husodo mendapat kunjungan istimewa dari Sekretaris Kementerian Koperasi (Sesmenkop), Arif Rahman Hakim, Kamis (4/8/2022).

Koperasi milik rumah sakit umum Kota Mojokerto menjadi koperasi pegawai yang paling sehat dan memiliki aset luar biasa hingga Rp 6 milyar.

Selain melayani usaha simpan pinjam untuk para anggotanya, koperasi yang berdiri sejak tahun 1998 ini juga memiliki usaha ritel 'Senyum Mart' yang berdiri di dalam kompleks RSU.

Dikonfirmasi wartawan terkait kesan-kesannya melihat langsung koperasi RSU ini, Sesmenkop mengaku bangga. Karena meski koperasi ini hanya beranggotakan pegawai dan karyawan RSU tapi bisa tumbuh terus menerus sehingga mampu mensejahterakan pegawainya.

"Sangat luar biasa, karena KPRI  sudah bisa melayani pinjaman hingga 40 juta untuk berbagai keperluan. Itu salah satu indikator bahwa koperasi ini sehat dan bisa berikan manfaat bagi para anggotanya," terangnya.

Arif menyebut, Kemenkop RI saat ini memiliki sejumlah program yang bisa di akses oleh seluruh koperasi se Indonesia. Diantaranya yakni, program koperasi modern dan program digitalisasi koperasi.

"Untuk program koperasi modern, kita ingin menjadikan seluruh koperasi menerapkan prinsip - prinsip manajemen modern. Baik itu dari sisi SDM penerapan pengurus yang menggunakan prinsip manajemen yang benar supaya koperasinya bisa tumbuh kembang," terangnya.

Sedangkan program digitalisasi, lanjut Arif, Kemenkop memiliki lembaga pengelola dana bergulir yang ditugaskan oleh Menteri untuk memperkuat pembiayaan bagi pelaku koperasi supaya koperasi bisa punya akses yang baik kepada seluruh sumber permodalan.

"Kalau butuh suntikan modal untuk tumbuh kembang koperasi silahkan ajukan ke kami. Akan kita bantu dengan bunga yang cukup ringan," tegasnya.

Masih kata Arif, sebagai organisasi bisnis, Kemenkop menginginkan agar soko guru perekonomian Indonesia ini bisa tumbuh dan semakin inovatif.

"Pengurusnya harus semangat, harus terus berinovasi supaya memiliki produk yang memang dibutuhkan oleh pelanggannya," pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengaku tersanjung dengan kedatangan Sesmenkop RI. Ia mengatakan jika selama ini keberadaan koperasi di Kota Mojokerto ikut berkontribusi dalam program pemulihan ekonomi Kota Mojokerto.

"Prinsip-prinsip koperasi yang memegang erat kegotong royongan ini terbukti ampuh melawan resesi akibat pandemi," ujarnya.

Masih kata Ning Ita, Pemkot Mojokerto melalui Dinas Koperasi, UKM, Perinduatrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) melakukan perubahan revolusioner terhadap metode pembinaan dan pengawasan koperasi.

Sehingga koperasi dapat berdiri sejajar dengan badan hukum lainnya dalam memberikan kontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian Indonesia, khususnya Kota Mojokerto.

"Tahun ini Kota Mojokerto merubah metode pembinaan dan pengawasan koperasi melalui Coaching Clinics. Juknisnya sudah disusun menjadi Perwali Pembinaan dan Pengawasan, dengan dibantu aplikasi Klinik KOROENA (Koperasi Roda Ekonomi Indonesia)," pungkasnya.

Sekedar informasi, kunjungan kerja Sesmenkop RI dan tim ini ditemui langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, Kepala Diskopukmperindag Ani Wijaya dan Kepala Dekopinda Kota Mojokerto Supriyadi Karimah Syaiful. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru