Tinjau Pasar Tambakrejo Surabaya, Bambang Haryo Serukan Ibu Rumah Tangga Hidupkan Ekonomi Kerakyatan

surabayapagi.com
Bambang Haryo Soekartono saat menyapa pedagang yang terdapat di pasar Tambakrejo, Surabaya, Jumat, 9/9/2022. Sp/Arlana

SurabayaPagi, Surabaya - Bambang Haryo Soekartono (BHS) melakukan kunjungan ke Pasar Tambakrejo Surabaya.

Dalam kunjungan bersama Tim BHS Peduli tersebut, Bambang Haryo melihat kelayakan kondisi pasar bagi pedagang maupun konsumen.

"Pasar ini sangat layak untuk menjadi pasar yang standarisasinya SNI. Hanya saja ada beberapa item yang perlu dilengkapi," kata BHS, Jumat 9/9/2022.

Item berupa permasalahan infrastruktur pasar sebagian besar terletak pada kerusakan lantai sehingga licin.

"Memang perlu ada pembenahan yang kebetulan diajukan oleh pak kepala pasar dan saya pasti juga akan mohon untuk segera direalisasikan kepada pak wali kota," ujar Anggota DPR RI 2014-2019 tersebut.

BHS yakin Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan bertindak cepat merespon permasalahan infrastruktur ini.

Ia juga berharap pasar semakin ramai dengan banyaknya ibu-ibu yang berbelanja di pasar sehingga bisa menghidupkan ekonomi kerakyatan.

"Karena kalau ibu-ibu belanja di mall, itu namanya bukan ibu-ibu takut untuk menawar, kalau takut menawar biasanya bapak-bapak," kelakarnya.

BHS prihatin semakin jarang ibu-ibu menjejakkan kaki di pasar tradisional.

"Kita mohon seluruh ibu-ibu yang ada di Surabaya bisa berbelanja di pasar tradisional," tandas BHS yang namanya masuk hasil survey jajaran tokoh terpopuler versi SSC tersebut.

Pada kesempatan tersebut, BHS juga melakukan dialog dengan para pedagang. Mereka rata-rata mengeluhkan kenaikan harga BBM bersubsidi yang berimbas pada kenaikan harga bahan pokok secara merata sekitar 20-30 persen.

"Mereka (para pedagang) minta agar pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi," ujar BHS.

Di akhir kesempatan, BHS memberikan penghargaan kepada tiga pedagang dengan berbagai kategori. Terutama stand paling bersih dan laris.

Bu Yuli menjadi pemenang pertama. Pedagang sembako Toko Prima ini tak menduga bakal menerima penghargaan.dari BHS.

"Alhamdulillah dapat penilaian terbaik nomor satu di Pasar Tambakrejo. Makasih Pak BHS," kata Bu Yuli.

Salah satu konsumen mengaku harga di toko sembako ini lebih murah serta pelayanan lebih baik dan cepat. Tokonya juga lengkap.

Sementara itu, Ketut Suko Kepala Pasar Tambakrejo berharap kepada pemerintah agar segera merealisasikan pasar ber-SNI sesuai dengan pernyataan BHS.

"Karena sebenarnya persyaratannya tidak banyak. Kita sekian persen sudah memenuhi tinggal kurang 1,2,3 saja. Termasuk infrastruktur," ujar Suko.

Jika Pemkot Surabaya bisa terlibat langsung dalam pembenahan, Suko yakin Pasar Tambakrejo bisa n segera mendapat label SNI.

Apalagi tingkat pengunjung pasar ini cukup tinggi. Pasar buka sampai pukul 02.00 WIB dini hari untuk komoditi sayur dengan jumlah 1.300 pedagang. Atau bisa diprediksi konsumen harian 10 kali lipat dari jumlah pedagang. Bahkan total stand bisa melebihi angka tersebut jika satu pedagang memiliki dua stand.

Terkait penghargaan dari BHS Peduli kepada pedagang dengan berbagai kategori, Suko sangat mengapresiasi.

"Sangat bagus, kalau bisa berkesinambungan. Sesering mungkin bisa berkunjung ke sini Insya Allah itu nanti menambah semangat pedagang untuk memberikan pelayanan terbaik," ucapnya. By

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru