Dewan Pakar KLHK Tinjau Bukit Kayu Putih dan Pabrik PMKP Mojokerto

surabayapagi.com
Dewan Pakar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bidang Multi Usaha Prof. Dodik Ridho Nurrochman saat kunjungan kerja di petak 83 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kupang, Bagian Kesatuan Hutan (BKPH) Kemlagi. SP/Dwy AS

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto -  Menjaga produktivitas dan memulihkan ekonomi masyarakat menjadi prioritas utama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam merumuskan kebijakan di tengah pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pakar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Bidang Multi Usaha Prof. Dodik Ridho Nurrochman saat kunjungan kerja di petak 83 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kupang, Bagian Kesatuan Hutan (BKPH) Kemlagi, Sabtu (15/10).

Baca juga: Hutan di Gunung Biru Mojokerto Terbakar Hebat, 4 Regu Damkar Diterjunkan

Ia menyampaikan, pihaknya berterimakasih kepada Perhutani, karena telah memberikan tempat dan bisa saling tukar ilmu pengalaman seputar bisnis multi usaha.

“Kegiatan peninjauan lapangan multi usaha ini bisa dihasilkan suatu edukasi yang bisa diterapkan di kawasan hutan di luar pengelolaan Perhutani,” ujarnya.

Baca juga: Komisi D DPRD Jatim Kawal Ketat Proyek Pipa SPAM Mojolagres 9M, Khusnul Arif: Kami Agendakan Sidak

Ia juga menambahkan, pemanfaatan ruang kawasan hutan produksi di dalam areal izin usaha perlu dioptimalkan. Oleh karena itu, orientasinya tidak hanya pemanfaatan hasil hutan kayu saja, tetapi pemanfaatan potensi kawasan lainnya seperti hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan.

Sementara itu, Administratur Mojokerto, Prasetyo Lukito sangat mengapresiasi peninjauan tersebut. Karena banyak pengetahuan dan edukasi yang akan dibagikan.

Baca juga: Tersendat Pasokan, Kelangkaan Solar dan Pertalite di SPBU Mojokerto Banyak Dikeluhkan

“Selain meninjau lokasi tanaman kayu putih, kegiatan lapangan dilanjutkan menuju Pabrik Pengelolaan Minyak Kayu Putih (PMKP) dengan harapan bisa memberikan analisa multi usaha pengelolaan minyak kayu putih dari hulu hingga hilir,” tutup Prasetyo. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru