SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pencarian bocah yang hanyut di Sungai Welang akhirnya berakhir. M Arka (6) bocah laki-laki yang terseret arus sungai Welang Pasuruan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah bocah asal Desa Sukorejo itu ditemukan setelah 3 hari proses pencarian.
Jasad korban ditemukan di muara sungai di sekitar Desa Semare kecamatan Kraton pada Senin (17/10) pagi sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca juga: Warga Desa Tambakrejo Blitar di Temukan Tewas Tenggelam saat Memancing di Laut
"Alhamdulillah jasad M Arka berhasil ditemukan di hari ketiga pencarian. Lokasinya tidak jauh dari titik jasad korban Naura ditemukan. Yakni di muara sungai welang di Kraton," ujar Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris, Senin (17/10/2022).
Jenazah korban ditemukan oleh seorang Nelayan. Setelah berkoordinasi dengan petugas SAR jenazah segera dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga.
“Pukul 05.00 WIB korban sudah berhasil kita evakuasi. Saat ini korban sudah kami serahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” lanjutnya.
Baca juga: Diduga Tak Bisa Berenang, Kakek 64 Tahun Tewas Tenggelam di Dasar Sungai Pantai Pangi
Diberitakan sebelumnya, dua bocah dilaporkan hilang tenggelam di Sungai Welang, Pasuruan, Sabtu (15/10/2022). Keduanya merupakan warga Dusun Duyo, Desa Sukorejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.
Baca juga: Remaja 18 Tahun di Blitar Tewas Usai Terjun ke Sungai
Kepala Desa Sukorejo, Muhammad Fauzi (56) mengatakan kedua bocah itu hanyut saat debit air sungai sedang tinggi.
Sebelum dilaporkan hanyut, Naura dan Arka diketahui bermain di sungai usai pulang sekolah. Sementara orang tua kedua bocah sedang sibuk bekerja.
"Kejadiannya hanyut main di sungai pas orang tuanya kerja," ungkapnya.
Editor : Moch Ilham