SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Penemuan seekor buaya di pinggir selokan membuat gempar warga Balongsari Kota Mojokerto. Buaya dengan panjang sekitar 1,2 meter tersebut ditemukan pertama kalia oleh Musrifin (60) pada Selasa (18/10) sore.
"Awalnya saya kira itu nyambek (biawak) saya panggil teman-teman, lalu muncul kuncung (moncong). Saya teriak itu buaya awas bahaya," kata Musrifin, Jumat (21/10/2022).
Baca juga: Miliki Ornamen Tak Lazim, Masjid di Mojokerto Punya Ruang Bawah Tanah dengan 6 Musala
Ia menambahkan, kemungkinan besar buaya itu hanyut aliran selokan dari arah barat. Saat ditemukan, kondisi selokan penuh dengan air karena bersamaan situasi turun hujan gerimis.
"Airnya peres (penuh) kan waktu itu hujan. Lalu warga berinisiatif menangkap buaya itu karena banyak anak kecil dan warga merasa takut. Terbawa arus dari barat lalu ke timur. Warga takut karena gak pernah lihat buaya," tukasnya.
Sementara itu, orang yang penangkap buaya, Muhammad Purwanto menjelaskan, buaya itu sudah ditangkap tiga hari lalu dan saat ini dimasukkan ke akuarium.
"Saat hujan, saya dibilang sama Pak Musrifin kalau ada buaya. Banyak yang coba menangkap, saya tidak tahu jenis buayanya. Kemungkinan buaya itu hanyut, saya rawat sudah tiga hari," ungkap pria yang disapa Ghofur ini.
Baca juga: Kunker di Mojokerto, Komisi IX DPR-RI Dukung Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan
Menurut Ghofur, warga mulai mencoba menangkap sejak pukul 19.00 WIB dan berhasil ditangkap pukul 23.00 WIB setelah ditunggu keluar dari gorong-gorong.
"Waktu ditangkap tidak ngamuk. Saya gak tahu itu hanyut darimana atau punya orang lepas. Kata orang-orang sebelumnya anak kecil pernah melihat buaya itu, ya tidak apa-apa kalau dijual," pungkasnya.
Editor : Moch Ilham