Terjunkan 223 Petugas, Pendataan Awal Regsosek Kota Mojokerto Sudah Tembus 25 Persen

surabayapagi.com
Kepala BPS Kota Mojokerto Mimik Nurdjanti saat menjelaskan progres pendataan awal regsosek 2022 Kota Mojokerto.

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Mojokerto akan menerjunkan 223 orang petugas untuk pendataan awal kegiatan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022 di Kota Mojokerto.

Ratusan petugas tersebut terdiri dari Koordinator Sensus Kecamatan (Koseka), Petugas Pemeriksaan Lapangan (PML), dan Petugas Pendataan Lapangan (PPL) yang akan diterjunkan di 18 kelurahan, yang tersebar di 3 kecamatan di wilayah Kota Mojokerto.

"Setiap petugas dibebani pendataan sebanyak 250 keluarga atau 4 lingkungan RT. Mereka akan melakukan pendataan door to door dengan dilengkapi geotag dan foto. Kegiatan Regsosek dilakukan secara sensus dengan pendekatan keluarga yang berdomisili di Kota Mojokerto," terang Kepala BPS Kota Mojokerto, Mimik Nurdjanti, Selasa (25/10) pagi.

Ia menyebut, pendataan sudah dilaksanakan sejak tanggal 15 Oktober hingga 14 November 2022 nanti. Adapun estimasi target pendataan sebanyak 41.242 keluarga se Kota Mojokerto.

"Hingga hari ini, petugas sudah berhasil menyelesaikan pendataan sekitar 25 persen atau sekitar 10 ribu lebih keluarga. Masih on the track dan sesuai target. Kita optimis akan menyelesaikan pendataan sesuai timeline pemerintah," tukasnya.

Masih kata Mimik, guna membantu kelancaran pendataan door to door, BPS akan melibatkan seluruh Ketua RT se Kota Mojokerto.

Diantaranya untuk melakukan pendampingan maupun verifikasi keluarga terkait keberadaan dan status kesejahteraannya.

"Untuk kasus-kasus tertentu, petugas akan didampingi Ketua RT. Misal jika ada penolakan maupun pengusiran," tegasnya.

Ditambahkannya, Regsosek 2022 yang dilaksanakan oleh BPS ini merupakan sensus untuk mendata profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan setiap rumah tangga di seluruh Republik Indonesia, termasuk di Kota Mojokerto.

"Untuk mendapatkan data yang benar saya mohon dukungan seluruh warga Kota Mojokerto agar memberikan data sebenar-benarnya saat di sensus oleh petugas BPS. Tidak usah khawatir data bocor, karena data rahasia dilindungi oleh undang-undang," pungkasnya. Dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru