SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke e - Warong Anggrek, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon Kamis (27/10) pagi.
Sidak ini guna memastikan apakah pelayanan pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjalan dengan baik dan apakah komoditas yang disalurkan tepat harga serta kualitas.
"Untuk beras kita sudah kerjasama dengan Bulog, jadi kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Dan mereka juga siap mengganti apabila ditemukan kualitas yang dibawah standart," ujarnya.
Masih kata Ning Ita, untuk komoditas telur, pihaknya juga sudah melakukan MoU dagang dengan Bupati Blitar.
Kenapa Blitar?, karena daerah ini terkenal dengan produsen telurnya. Harapannya, agar e-warong tidak kesulitan lagi mendapatkan komoditas ini saat dibutuhkan sewaktu-waktu.
"Jika mengambil langsung dari peternak, biasanya harganya lebih murah. Ini yang coba kita fasilitasi, agar e-warong bisa dapatkan produk dengan mudah, murah dan berkualitas," tukasnya.
Sementara itu, Choirul Anwar, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Mojokerto mengatakan jumlah penerima bantuan sosial (bansos) Kota Mojokerto yang bersumber dari APBD sebanyak 2500 KPM.
"Mereka tiap bulan menerima BPNT sebesar Rp. 150 ribu. Dan itu dibelanjakan di e-warong dalam bentuk beras dan telur," tukasnya. Dwi
Editor : Redaksi