SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan– Upaya Pemkab Pasuruan menangani jalan-jalan kabupaten yang mengalami rusak ringan terus dilakukan. Utamanya di ruas jalan yang menjadi sentra pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Seperti jalan menuju kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN), pariwisata lokal, dan poros desa yang menjadi akses roda ekonomi masyarakat.
Baca juga: Sebelum Lebaran 2026, Pemkab Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Rampung
Data yang dimiliki wartawan menyebutkan puluhan ribu jalan kabupaten yang mengalami kerusakan ringan sudah dibenahi untuk mendukung perekonomian masyarakat. Perbaikan jalan dilakukan di Pasuruan wilayah timur, meliputi 10 kecamatan. Yakni Gondangwetan, Grati, Kejayan, Nguling, Pasrepan, Puspo, Tutur, Tosari, Lekok, dan Winongan.
Adapun panjang jalan yang dibenahi melalui perawatan rutin di masing-masing ruas tidak sama. Misalnya ruas Pohgading-Banyeman Kecamatan Pasrepan sepanjang 1,8 km, ruas Puspo-Jimbaran Kecamatan Puspo 2,3 km, ruas Semut-Ngembal Kecamatan Tutur 2,8 km, ruas Kejayanan-Rejosalam Kecamatan kejayan 3,1 km.
Baca juga: Fokus Perbaiki Jalan Rusak, Pemkab Sidoarjo Tegaskan Tak Boleh Tambal Sulam
“Total ada 27 ruas jalan di 10 Kecamatan yang sudah dibenahi. Total jalan kabupaten yang sudah ditangani sepanjang 44,3 km,” jelas Kapala DPU Bina Marga dan Bina Kontruksi Kabupaten Pasuruan, Ir Hanung Widya Sasangka.
Seperti diberitakan sebelumnya, kerusakan ruas jalan kabupaten di beberapa kecamatan menjadi perhatian serius Bupati Pasuruan H. M. Irsyad Yusuf. Hal itu dibuktikan dengan menambah anggaran di P-APBD untuk penanganan jalan rusak, yang sebelumnya belum bisa tertangani dampak pandemi Covid-19.
Baca juga: Kerusakan hampir 300 Kilometer, Pemkab Trenggalek Targetkan Kemantapan Jalan 70 Persen di 2026
“Kita tetap memikirkan dan memprioritaskan. Saat ini kita sedang kalkulasi untuk menghitung berapa kebutuhan anggaran yang dibutuhkan,” pungkasnya. ris
Editor : Moch Ilham