Studi: Tanaman Pucuk Merah Lawan Pertumbuhan Sel Kanker

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tanaman pucuk merah atau Syzygium oleana merupakan tanaman hias yang memiliki karakteristik pucuk daun yang berwarna merah. Di Indonesia, tanaman hias yang satu ini kerap terlihat menghias pekarangan rumah, atau taman sekolah. 

Namun, di balik keindahannya, tanaman pucuk merah diyakini dapat memberikan berbagai manfaat kesehatan. Hal ini berdasarkan beberapa senyawa alami yang terkandung di dalamnya. Alhasil, tanaman hias ini dianggap dapat dipergunakan sebagai pengobatan herbal.

Baca juga: Percepat ORI Campak, Dinkes Kota Malang Siapkan Upaya Jemput Bola ke Rumah Warga

Berdasarkan beberapa penelitian, pucuk merah diketahui mengandung beberapa senyawa bioaktif penting yang bersifat antioksidan dan antibakteri yang tinggi. Mulai dari senyawa fenol, antosianin, polifenol, triterpenoid, dan lainnya. Nah, berdasarkan kandungan senyawa bioaktif tersebut, berikut adalah beberapa manfaat kesehatan tanaman pucuk merah: 

Salah satu senyawa bioaktif yang terkandung di dalam tanaman pucuk merah adalah antioksidan. Senyawa tersebut terbukti dapat melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel-sel pada tubuh. Selain itu, radikal bebas juga telah dikaitkan dengan berbagai gangguan kesehatan. Misalnya seperti penuaan dini, penyakit kardiovaskuler, peradangan, hingga kanker. 

Senyawa antioksidan juga berperan penting dalam mencegah kerusakan oksidatif akibat radikal bebas berlebih. Berdasarkan manfaat tersebut, antioksidan juga dapat membantu meningkatkan sekaligus menjaga sistem imunitas tubuh. 

Baca juga: Dinkes Ponorogo Klaim Zero Pasung, Ribuan Warga Ponorogo Idap Skizofrenia Dapat Layanan Kesehatan Rutin

Manfaat kesehatan selanjutnya dari tanaman pucuk merah adalah mencegah infeksi bakteri. Hal ini lantaran tanaman hias tersebut memiliki kandungan antibakteri yang dapat melindungi tubuh dari kontaminasi bakteri. Di mana kontaminasi bakteri, khususnya pada makanan dapat menyebabkan infeksi yang berujung pada gangguan pencernaan. Bahkan, senyawa antibakteri yang terkandung di dalam tanaman hias ini juga dikabarkan efektif membasmi bakteri salmonella dan E. coli. 

Kandungan senyawa antosianin yang memberikan warna merah pada daun tanaman pucuk merah, juga merupakan antioksidan alami. Senyawa tersebut dikabarkan dapat menghambat atau melawan pertumbuhan sel kanker. Hal ini merujuk pada studi yang dipublikasikan pada U.S. National Library of Medicine pada tahun 2017 silam. 

Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus

Studi tersebut menjelaskan bahwa senyawa antosianin dapat menghancurkan sel kanker atau menghentikan pertumbuhannya. Selain itu, senyawa antosianin juga bermanfaat dalam memblokir perubahan DNA penyebab kanker, dan mencegah tumor jinak menjadi ganas (kanker). Meski begitu, selayaknya beberapa manfaat lainnya, manfaat tanaman pucuk merah dalam melawan kanker masih memerlukan penelitian lebih mendalam. 

Itulah beberapa manfaat kesehatan yang diduga dapat diperoleh dari tanaman pucuk merah. Mulai dari membantu melawan radikal bebas, mencegah infeksi bakteri, membantu menurunkan gula darah, hingga melawan pertumbuhan kanker. Beberapa manfaat kesehatan tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan efektivitasnya. Oleh sebab itu, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu dengan dokter bila ingin  mengonsumsinya.

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru