SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Purna pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) Lamongan tahun 2021 resmi dikukuhkan menjadi duta pancasila secara virtual, Sabtu (17/12/2022) di ruang Command Center Pemkab Lt.3.
Hadir pada kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh 29 Kabupaten dan 9 Kota, Wakil Bupati Lamongan Abdul Rouf mengutus para duta Pancasila Lamongan yang baru saja dilantik untuk menjadi garda terdepan negara Indonesia.
Baca juga: Bangun Sinergi Antar Perguruan Tinggi NU, UNSUDA Jalin Kerjasama dan Studi Tiru ke UNUSA
"Perjuangan menjadi Paskibraka sangat mulia, karena tentu melewati pengorbanan untuk mengibarkan bendera pusaka. Kalian sudah dibekali ilmu yang dipenuhi nilai-nilai Pancasila. Jadikan bekal yang kalian dapat saat latihan dulu menjadi pedoman hidup dan kalian harus jadi garda terdepan negara," pesan Wabup saat itu.
Tentu pesan yang ia sampaikan tambah Rouf, kalau dijalankan oleh para purna Paskibra Lamongan, dapat menjaga nilai Pancasila dan menularkan kepada generasi muda.
Baca juga: Menteri PPN Tinjau Kawasan Industri Pantura
Sementara itu, pengukuhan yang ditandai dengan penyerahan surat keputusan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu mengharuskan para duta Pancasila sebagai pagar negara mampu menjadi panutan generasi muda dalam menerapkan nilai Pancasila.
"Di tengah era globalisasi ini Indonesia membutuhkan pagar negara untuk mengikat nilai Pancasila. Nilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diajarkan kepada generasi muda," tutur Khofifah dalam sambutannya.
Baca juga: DPD Matra Lamongan Dikukuhkan, Bupati Ajak Memperkuat SDM Melalui Kelestarian Budaya
Khofifah juga mengajak 1147 duta Pancasila untuk merapatkan barisan berproses dengan nilai Pancasila sehingga dapat mempresentasikan nilai Pancasila kepada dunia. "Mari rapatkan barisan bersama untuk mempresentasikan nilai Pancasila kepada dunia," pungkasnya. jir
Editor : Moch Ilham