SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Puncak acara Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke 251 yang digelar di Taman Blambangan, Minggu (18/12) malam, benar-benar dipadati penonton. Ketidaksiapan panitia dalam menghadapi luapan penonton, memaksa sebagian besar penonton yang hadir hanya bisa menikmati jubelan penonton.
Bahkan tidak sedikit penonton yang memegang undangan, pun hanya bisa melongo kesal karena tidak diperbolehkan masuk oleh petugas dengan alasan sudah penuh. Salah satunya adalah Kades Kluncing, Kecamatan Licin, Sumawi, yang terpaksa harus pulang meninggalkan acara yang sebenarnya diperuntukkan bagi masyarakat itu.
Baca juga: UMKM Pedagang Es di Banyuwangi Resah, Harga Gelas Plastik Naik Dua Kali Lipat
Sebagaimana dalam pantauan Surabayapagi.com, pintu masuk ke area acara ada beberapa tempat. Mulai yang dikhususkan bagi tamu VVIP sampai undangan biasa.
Baca juga: Per Tahun, Produksi Durian Songgon Banyuwangi Tembus hingga 3.716 Ton
"Kita diundang, tapi tidak bisa masuk. Maunya gimana ini?," ungkap seorang penonton pemegang undangan sembari berdesakan mencari jalan keluar.
Sebagai diketahui, acara puncak Harjaba yang digelar di Taman Blambangan ini menghadirkan penyanyi Farel Prayoga, Deny Caknan dan Happy Asmara.
Baca juga: Pantau Destinasi Wisata, Pemkab Banyuwangi Terjunkan Tim Siaga Nataru
Tidak hanya penonton, para pekerja media pun tidak memiliki akses masuk meski sudah memegang ID yang disediakan panitia. bud
Editor : Moch Ilham