Banjir Tahunan Blega dan Arosbaya, PLT Bupati Kirim Surat ke Provinsi

surabayapagi.com
PLT Bupati Bangkalan saat mengajak warga, camat, dan dinas terkait melihat kondisi aliran sungai Arosbaya.

SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Banjir di Kecamatan Blega Bangkalan dan Arosbaya sudah menjadi langganan setiap tahunnya. Pada awal tahun 2023 saja, banjir sudah terjadi dua kali dengan rata-rata ketinggian air mencapai 1 meter.

Bahkan, banjir di kecamatan Blega sempat membuat arus lalu lintas macet karena akses jalan nasional terendam banjir.

Baca juga: Setahun Pimpin Jatim, Khofifah dan Emil Komitmen Tingkatkan Layanan Publik hingga Turunkan Kemiskinan

Sudah beberapa langkah dilakukan Pemkab Bangkalan, mulai dari normalisasi Daerah Aliran Sungai Blega tahun lalu, hingga membangun embung di beberapa titik.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bangkalan Mohni menyampaikan, pihaknya sudah siapkan langkah antisipasi ke depannya untuk penanganan banjir di Blega. Menurut dia, sungai yang berada di Blega merupakan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim).

Baca juga: Puasa Pertama, Gubernur Khofifah Sidak Sembako Pasar Larangan Sidoarjo Harga Dinamis

“Kami sudah bersurat ke provinsi, untuk daerah aliran sungai agar dilakukan normalisasi. Selain itu ke depan kami akan melakukan upaya dalam mengatasi ataupun antisipasi banjir yang terjadi di beberapa daerah di Bangkalan,” tuturnya, kemarin Selasa (10/1/2023).

Untuk saat ini, lanjut dia, Pemkab Bangkalan hanya meringankan beban dari masyarakat yang terdampak banjir. Bahkan, pihaknya sudah menurunkan alat berat untuk di Kecamatan Arosbaya, namun untuk di Blega masih dalam pengecekan lokasi.

Baca juga: Sambut Ramadan, Pemprov Jatim dan Baznas Salurkan Bantuan RTLH dan Beasiswa

“Kami sudah menurunkan tim untuk survei lokasi ke Blega, agar alat kami yang akan diturunkan benar – benar bekerja dengan maksimal,” turutnya. wah

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru