Proyek Pembangunan Tahun 2023, Wali Kota Mojokerto Minta Lelang Lebih Dini

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari meminta Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PUPRPRKP) melakukan lelang lebih dini proyek pembangunan yang akan dikerjakan di tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan wali kota saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Cakar Ayam Jalan Prapanca, dan di Jalan tembus Balong Cangkring menuju jembatan rejoto, Kecamatan Prajurit Kulon. Rabu (18/1/2023) sore.

Baca juga: Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

"Rencana pembangunan untuk 2023 ini saya minta dilakukan lelang lebih dini, sehingga potensi untuk bisa menyelesaikan seluruh pembangunan fisik tepat waktu itu akan menjadi lebih besar," ujar wali kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut.

Menurutnya, proyek pembangunan di tahun 2023 yang sudah tersedia Detail Engineering Design (DED) atau Rancang Bangun Rincinya akan segera dimasukkan pada minggu terakhir pada bulan Januari 2023.

Baca juga: Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Pada sidak kali ini, Ning Ita didampingi Kepala Dinas PUPRPRKP, Mashudi, Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Agus Triyatno, serta Kepala UPTD Pasar Tradisional, Sutikno.

"Untuk Pasar Cakar Ayam, kita masih melihat seberapa banyak pedagang yang akan direlokasi menuju Pasar Hewan yang ada di Sekarputih. Kita menyesuaikan terkait jumlah kios, jumlah rumah potong ayamnya yang tersedia dengan jumlah pedagangnya disini, kalau sudah sesuai segera dilakukan pemindahan," jelas Ning Ita.

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Sementara terkait kelanjutan pembangunan jalan tembus Balong Cangkring menuju jembatan rejoto akan dilanjutkan pada tahun ini, mengingat bagian dari jalan pariwisata menuju Wisata Bahari Mojopahit yang berlokasi di wilayah jembatan rejoto.

"Tahun ini akan kita lanjutkan, karena ini bagian dari jalan pariwisata menuju Wisata Bahari Mojopahit yang ada di Rejoto," terangnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru