SURABAYAPAGI.Com, Banyuwangi- Perburuan naskah kuno yang banyak ditemukan di Banyuwangi dan sekitarnya (daerah Tapal Kuda), membuahkan hasil.
Beberapa manuskrip kuno yang ditemukan diantaranya: Lontar Yusuf, Lontar Juwarsah, Lontar Sritanjung, Lontar Damarwulan, Lontar Sujinah, serta beberapa manuskrip lain, berhasil diidentifikasi dan dilakukan proses digitalisasi oleh lembaga internasional penyelamatan naskah kuno yang terancam punah, Digital Repository of Endangered and Manuscripts of South East Asia (Dreamsea).
Baca juga: Perkuat Operasi SAR di Selat Bali, KN SAR 225 Ditempatkan di Banyuwangi
Oleh salah satu academic expert assistant, Wiwin Indiarti, materi digital dan metadata naskah kuno yang ditemukan di daerah Tapal Kuda tersebut sudah diserahkan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Banyuwangi, Selasa (14/2).
Kepala Dispusip Kabupaten Banyuwangi, Drs Zen Kastolani, M.Si dalam sambutannya mengatakan, naskah kuno mampu membuka informasi berbagai aspek kehidupan masyarakat pada masa lalu.
Baca juga: Jelang Idul Adha 2026, Petugas Banyuwangi Mulai Sigap Periksa Kesehatan Hewan Kurban
"Naskah kuno disamping sebagai dokumentasi budaya juga bisa digunakan sebagai obyek pengajaran untuk mengambil kandungan nilai-nilai didalamnya," Kata Zen Kastolani.
Selain dalam bentuk digital dan metadata, naskah-naskah kuno tersebut sudah dilakukan katalogisasi dan beberapa diantaranya sudah terbit dalam bentuk buku yang ditulis oleh Wiwin dan Tim-nya. bud
Baca juga: UMKM Pedagang Es di Banyuwangi Resah, Harga Gelas Plastik Naik Dua Kali Lipat
Editor : Redaksi