SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Gresik untuk mengecek harga minyak goreng curah yang mengalami kelangkaan beberapa hari ini.
Akibat kelangkaan minyak goreng di beberapa pasar membuat harganya ikut naik. Kalau biasanya dipatok Rp 14 ribu per liter naik berkisar Rp 15-16 ribu per liternya. Kenaikan ini dikhawatirkan ikut memicu inflasi.
Baca juga: Golkar Gresik Optimistis Raih 9 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Kehadiran Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ke pasar tradisional menyaksikan langsung operasi pasar yang digelar instansi terkait. Setiap pengunjung pasar diperkenankan untuk membeli 2 liter minyak goreng merek "Minyak Kita" dengan harga Rp 14 ribu per liternya.
Baca juga: Wapres Tinjau Proyek Pengembangan Dermaga dan Fasilitas Produksi SIG di Tuban
"Operasi pasar yang kami lakukan ini juga untuk memantau harga sembako mengingat satu bulan kedepan sudah masuk bulan Ramadhan," ucap Bu Min, panggilan akrab Wabup Gresik.
Wakil bupati perempuan pertama di Gresik itu menuturkan, dirinya menghimbau kepada masyarakat tidak khawatir dengan kelangkaan minyak goreng. Pasalnya, pemerintah pusat telah menyiapkan 500 ribu ton minyak goreng yang siap digelontorkan ke berbagai daerah.
Baca juga: Liga Surabaya Jeda, WCP Pasopati Matangkan U-10 di Ramadhan Menuju Bali 7s 2026
"Masyarakat tak perlu cemas atau khawatir. Kalau ada kelangkaan pemerintah pusat dan daerah bersinergi melakukan operasi pasar," tegasnya. grs
Editor : Moch Ilham