Investor Mundur, Nasib Proyek Tol Malang-Kepanjen Makin Tak Jelas

surabayapagi.com
Foto ilustrasi.

SURABAYAPAGI.COM, Malang – Kabar rencana pembangunan jalan Tol Malang-Kepanjen semakin tidak pasti. Pasalnya, investor yang awalnya membangun tol dari Kota Malang menuju ibu kota Kabupaten Malang itu memilih mundur dan mengembalikan rencana tersebut ke pemerintah pusat.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang Tomie Herawanto mengatakan, semula pembangunan tol ini bakal dikerjakan oleh PT PP selaku BUMN yang bergerak di bidang pelayanan jasa dan investasi. Namun, perusahaan pelat merah itu melakukan evaluasi trase dan mengembalikan ke pemerintah pusat.

Trase merupakan garis yang menggambarkan pola alinemen vertikal dan horizontal jalan pada peta topografi. Setelah itu dianalisis sesuai dengan standar perancangan geometrik jalan, fungsi jalan, klas jalan, dan apakah jalan tersebut dibangun di dalam kota maupun luar kota.

"Belum jelas, mestinya sekarang sudah proses. Contohnya dulu pemrakarsanya BUMN PT PP itu, tapi mundur dikembalikan ke pemerintah pusat. Itu bisa dikatakan nggak jelas," kata Tomie, Senin (6/3/2023).

Tomie menyebut, kemungkinan besar akan ada perubahan pola dan perubahan trase yang tentu berimbas pada perubahan anggaran biayanya. Sehingga pembebasan lahan di tahun 2023 ini belum dapat dipastikan.

"Kalau trase berubah, bisa jadi cost-nya juga akan berubah, itu kan berkaitan. Dan kami juga sudah diskusi memang itu dimungkinkan akan mundur, memulainya dan target penyelesaiannya," ujarnya.

Padahal sesuai rencana, pembebasan lahan untuk tol itu bakal dimulai 2023 dan pembangunan tahap awal akan dimulai pada 2024. Namun, jika saat ini di fase trasenya sudah berubah-ubah, dipastikan akan mempengaruhi proses berikutnya, termasuk pembebasan lahan.

"Masih belum tahu mulai kapan, rencananya tahun ini pembebasan lahan, otomatis mundur, hari ini trase masih berubah-ubah," ujarnya.

Untuk diketahui, Jalan Tol Malang - Kepanjen bakal menjadi bagian dari integrasi Jalan Tol Trans Jawa, terutama setelah ruas Tol Surabaya - Malang telah tersambung. Rencananya tol ini bakal tersambung dari pintu tol Malang di Kelurahan Madyopuro, Kota Malang hingga Kepanjen.

Selain itu, tol ini digadang-gadang tersambung juga hingga ruas Tol Kepanjen - Blitar - Tulungagung dan ruas Tol Kediri - Tulungagung. mlg

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru