Dukung Gerak Roda Ekonomi di Pesisir Utara Jatim, PLN Gelar Pemeliharaan Peralatan Transmisi di Gardu Induk Kerek

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Tuban - PT PLN (Persero) terus berkomitmen menyediakan keandalan pasokan listrik kepada pelanggan KTT (Konsumen Tegangan Tinggi), hal ini dilakukan guna menjamin keberlangsungan perekonomian agar tetap bergeliat.

Seperti PT Semen Indonesia yang terletak di Kabupaten Tuban, PT Semen Indonesia menjadi pendukung keberlangsungan pergerakan perekonomian di pesisir utara Jawa Timur.

PLN segera melakukan pemeliharaan setelah ditemukan adanya anomali atau kondisi dimana tidak sesuai standar pada peralatan transmisi yang disebut Disconnecting Switch pada inspeksi harian yang dilakukan Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Madiun, di Gardu Induk (GI) Kerek, Kabupaten Tuban.

Langkah ini dilakukan oleh PLN sebagai langkah pemeliharaan jaringan transmisi untuk tetap mempertahankan keandalan sistem kelistrikan yang terdampak polutan.

Apabila polutan ini tidak segera mendapat penanganan, akan berdampak menurunnya performa peralatan transmisi, bahkan dapat menyebabkan gangguan pasokan listrik yang dapat mengganggu aktifitas masyarakat.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) Didik F Dakhlan menyampaikan pemeliharaan jaringan transmisi pada GI Kerek sebagai jalur pasokan listik untuk PT Semen Indonesia sangat penting.

“PLN dapat menyalurkan rata rata sebesar 31000 MWh ke Semen Indonesia tiap bulan nya dengan daya terpasang 97 MVA, sehingga pemeliharaan pada Gardu Induk Kerek ini dapat menjaga kontinuitas penyaluran utamanya kepada pelanggan tegangan tinggi," terangnya.

Didik melanjutkan, pemeliharaan jaringan transmisi tegangan tinggi dilakukan bukan hanya untuk pelanggan tegangan tinggi, melainkan seluruh pelanggan.

“Dengan keandalan pada sistem kelistrikan akan berbanding lurus dengan pelayanan. Sehingga, PLN terus menjaga keandalan sistem pada Tegangan Tinggi untuk disalurkan kepada seluruh pelanggan baik Industri atau pun Rumah Tangga (RT) yang berada di Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya," lanjut Didik.

Nur Fajar Manajer UPT Madiun menjelaskan bahwa pemeliharaan berhasil diselesaikan tanpa adanya pemadaman pada pelanggan. 

“Pekerjaan dapat diselesaikan oleh kurang lebih 10 personil dari tim PDKB (Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan), meski sempat terkendala cuaca yang menyebabkan pekerjaan terhenti untuk alasan keselamatan, tapi kemudian dilanjutkan kembali hingga selesai, dan dilakukan tanpa melakukan pemadaman pada pelanggan sehingga masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan nyaman," ungkap Fajar menjelaskan.

GI Kerek sendiri merupakan jalur dari SUTT Kerek - Mliwang 150 kV dan menyalurkan pasokan listriknya untuk wilayah Kabupaten Tuban. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru