PAN Buka Puasa Bareng Muhammadiyah Jatim Perkuat Sinergi Dakwah

surabayapagi.com
Ketum DPP PAN di depan pimpinan Muhamadiyah Jatim dan kader PAN di Jl Darmo Kali Surabaya, Jumat 7/4/2023. Foto : SP/Riko

 

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pengajian sekaligus penyerahan hibah kantor DPW PAN Jawa Timur kepada Yayasan Amanah Nasional di Jl Darmo Kali Surabaya, Jumat 7/4/2023 jadi momentum meningkatkan sinergi dengan Ormas Muhammadiyah. Acara yang dihadiri langsung Zulkifli Hasan Ketua umum DPP PAN ini juga mempertemukan seluruh Kader PAN Jatim dengan Ketua PW Muhammadiyah  Dr dr Sukadiono MM, Sekretaris Prof Dr Biyanto MAg dan sejumlah jajarannya.

Baca juga: PAN Pastikan Ingin Berjuang Bersama Prabowo dan Gerindra

 

Zulkifli Hasan, Ketua Umum DPP PAN menegaskan kerjasama dengan Muhammadiyah sudah di tahap menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Salah satunya melalui perjuangan di Pemilu 2024 mendatang. “Kita harap Muhammadiyah menjadi pelopor  Ormas yang pembaharu. Yang bisa membawa Indonesia sebagai negara maju seperti cita-cita tokoh Muhammadiyah di tahun 1945,” papar Menteri Perdagangan ini.

  

Senada, Ketua DPW PAN Jatim Ahmad Riski Sadig mengungkapkan kembali bahwa PAN adalah anak kandung Muhammadiyah. Pernyataan ini penting disampaikan bukan dalam rangka menarik ke politik. “Tapi kerjasama dalam jalur masing masing. Muhammadiyah jalur keagamaan, kami di PAN tetap di politik. Semoga silaturahim ini menghasilkan pemimpin yang membawa kebaikan bagi kita semua,” sebut Anggota DPR RI ini.

Baca juga: Fraksi PAN Soroti Penerimaan Pajak dan Aset di P-APBD Jatim 2025

 

Sementara itu, dalam ceramahnya, Prof Dr Biyanto Sekretaris PW Muhammadiyah Jatim mengatakan setuju pembagian tugas dalam sinergi bersama PAN. Muhammadiyah di jalur kultural keislaman sedangkan PAN di politik. “Tentu saja kami ingin terus bersinergi. Sebab bagi kami politik adalah instrument penting dalam dakwah,” sebut Biyanto.

Terlebih, dakwan Muhammadiyah di Bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan ekonomi saat pengembangan pasti mengalami proses politik.  “Kami pasti memerlukan dukungan politik dari anggota Legislatif baik di kabupaten kota maupun provinsi bahkan tingkat pusat,” sebutnya.

Baca juga: Fraksi PAN telah memutuskan secara tegas menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya.

Muhammadiyah juga mendukung jika ada kadernya melakukan silaturahim sesuai ajaran agama Islam bahwa  Carilah saudaramu tidak hanya dari satu pintu, tapi carilah dari banyak pintu. “Maka Kita dorong jihad politik tahap dua. Jika ada kader Aisyiah maupun Muhammadiyah masuk politik,” sebutnya.

Muhammadiyah juga sangat berharap saudara kita di PAN tetap menjaga integritas dalam berpolitik. “Meskipun politik sedang tidak baik baik saja. Dimana cost politic masih menjadi kebutuhan di setiap pemilu,” pungkasnya. rko

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru