PLN Sukses Berikan Tegangan Pada Penggantian Trafo 2 GI Sanur 150 kV, Pasokan Listrik di Wilayah Depansar Aman

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Sanur - PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Bali berkomitmen dalam penyediaan listrik yang optimal untuk pelanggan. Guna mewujudkan hal tersebut, PLN berhasil melakukan pemberian tegangan (Energize) pada Trafo 2 GI (Gardu Induk) Sanur 150 kV, setelah sebelumnya UPT Bali lebih dulu mengganti trafo yang sudah tidak optimal.

Penggantian trafo dilakukan untuk tetap menjaga keandalan pasokan tenaga listrik kepada pelanggan, mengingat faktor usia peralatan yang terpasang sudah mencapai puluhan tahun sehingga diperlukan penggantian untuk mengantisipasi resiko mengakibatkan gangguan.

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali, Didik Fauzi Dakhlan menyebut langkah penggantian trafo dilakukan setelah sebelumnya sempat menimbulkan gangguan meski tidak berdampak pada pelanggan. Dan saat ini, PLN berhasil melakukan pergantian Trafo 2 di GI Sanur berhasil energize pada Selasa (4/4/2023) pukul 15.59 WITA. 

"Sebelumnya trafo yang terpasang di GI Sanur ini usianya sudah 20 tahun, sehingga perlu digantikan untuk lebih memastikan keamanan pasokan, utamanya memastikan keamanan pasokan listrik dalam momen Ramadhan hingga Idul Fitri, terlebih Bali menjadi destinasi wisata selama masa liburan,” ungkap Didik.

Atas keberhasilan PLN dalam melakukan penggantian Trafo 2 GI Sanur, Didik mengapresiasi semua pihak yang terlibat mewujudkan proses pekerjaan hingga berhasil beroperasi.

Didik juga turut menyampaikan terimakasih nya kepada Polda Bali yang telah mengawal proses pemindahan trafo dengan selamat dan aman hingga berhasil terpasang di GI Sanur.

"Hal ini menjadi sebuah pembuktian komitmen petugas PLN yang terus bersemangat meskipun di momen Ramadhan dengan menjalankan ibadah berpuasa, tetapi tetap mengawal pekerjaan dari awal hingga trafo berhasil energize dan berbeban, sehingga memastikan pasokan listrik aman dan pelanggan dapat menikmati momen Idul Fitri dengan nyaman bersama keluarga," ungkap Didik.

Disamping itu, Manajer UPT Bali Made Sujaya menjelaskan bahwa proses pemeliharaan Transformator (trafo) ini sendiri membutuhkan waktu yang cukup panjang dan juga kerjasama dari banyak pihak.

“Prosesnya cukup panjang, sebelumnya pemeliharaan trafo 2 di GI Sanur ini dilakukan kurang lebih selama 1 bulan sembari menunggu alat berat yang didatangkan dari Jakarta untuk memindahkan trafo pengganti yang ada di GI Kapal menuju ke GI Sanur pada akhir bulan lalu. Proses pemindahan trafo dari GI Kapal menuju GI Sanur ini berlangsung selama 3 hari dengan pengawalan Polda Bali," Ungkap Made. 

GI Sanur 150 kV ini menjadi penyalur pasokan kebutuhan listrik untuk pelanggan di wilayah Denpasar, Sanur, Renon hingga ke Gianyar. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru