Narkotika Masih Mendominasi, Kejari Gresik Musnahkan Barang Bukti 231 Perkara

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi tuan rumah Kajari Zam Zam Ikhwan dan Kapolres AKBP Ramadhan Nasution memusnahkan barang bukti hasil kejahatan di halaman Kejari Gresik, Selasa (12/5). SP/ MAIDID
Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi tuan rumah Kajari Zam Zam Ikhwan dan Kapolres AKBP Ramadhan Nasution memusnahkan barang bukti hasil kejahatan di halaman Kejari Gresik, Selasa (12/5). SP/ MAIDID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti dari 231 perkara yang telah inkrah atau berkekuatan hukum tetap pada Selasa (12/5/2026).

Pemusnahan dilakukan di halaman Kantor Kejari Gresik bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Gresik.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Kejari Gresik Zam Zam Ikhwan, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Wakil Ketua Pengadilan Negeri Gresik, Kepala BNN Gresik AKBP Suharsi, serta Kepala Dinas Kesehatan Gresik Mukhibatul Khusnah.

Kepala Kejari Gresik Zam Zam Ikhwan menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari perkara periode Januari hingga Mei 2026 yang seluruhnya telah memiliki putusan hukum tetap.

“Barang bukti yang dimusnahkan ini berasal dari perkara yang telah berkekuatan hukum tetap dan telah diputuskan untuk dimusnahkan,” ujarnya.

Dari total perkara tersebut, kasus narkotika masih menjadi yang paling mendominasi. Bahkan, nilai ekonomis barang bukti sabu yang dimusnahkan diperkirakan mencapai sekitar Rp3 miliar.

Barang bukti yang dimusnahkan antara lain sabu seberat 2.331,61 gram, ganja 68,66 gram, dan pil LL sebanyak 804.892 butir. Selain narkotika, Kejari juga memusnahkan 22 alat timbang, 188 unit telepon genggam, satu laptop, 108 alat hisap, 117 potong pakaian, tiga senjata tajam, hingga sejumlah barang lain seperti paving dan shock breaker.

Besarnya jumlah barang bukti yang ditangani membuat Kejari Gresik mulai menghadapi keterbatasan ruang penyimpanan. Karena itu, Kajari Gresik mengusulkan pembangunan gudang khusus barang bukti kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, terutama untuk menyimpan barang sitaan bernilai tinggi.

Menurut Zam Zam, gudang penyimpanan diperlukan agar kondisi barang bukti tetap terjaga dan nilai ekonominya tidak menurun sebelum dilakukan lelang.

“Barang yang memiliki nilai ekonomi bisa tetap terjaga sehingga nilai jual saat dilelang lebih stabil. Selama ini banyak barang bukti disimpan di luar dan terkena panas maupun hujan,” katanya.

Usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Ia menilai keberadaan gudang barang bukti akan membantu pengelolaan aset sitaan negara menjadi lebih baik. 

Selain mendukung tata kelola penyimpanan barang sitaan, pembangunan gudang juga dinilai dapat membantu menjaga nilai aset sehingga berpotensi meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan berbagai metode, mulai dari dibakar, dihancurkan, hingga dilarutkan, guna memastikan seluruh barang tidak dapat digunakan kembali. Proses tersebut turut diawasi aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Terkait dengan banyaknya barang bukti narkotika yang ikut dimusnahkan, Gus Yani, demikian panggilan akrab Bupati Gresik berharap Gresik semakin bersih dari barang haram tersebut. 

“Dengan banyaknya pengungkapan kasus narkoba, kami berharap Gresik semakin bersih dari narkoba,” ujarnya penuh harap. did

Berita Terbaru

Lepas Jalan Sehat Warga Ketabang, DPR RI Soroti Peran UMKM sebagai Penopang Ekonomi

Lepas Jalan Sehat Warga Ketabang, DPR RI Soroti Peran UMKM sebagai Penopang Ekonomi

Minggu, 23 Agu 2026 18:01 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 18:01 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di Jalan Kanginan, RW 1, Kelurahan…

Eko Yunianto  Siap All Out  Jalankan Perintah Bu Mega dan Maksimalkan Medsos

Eko Yunianto Siap All Out Jalankan Perintah Bu Mega dan Maksimalkan Medsos

Minggu, 23 Agu 2026 17:20 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 17:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Arahan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dalam konsolidasi internal kader PDIP se-Jawa Timur siap d…

Di Depan Bu Mega, PDIP Jatim Larang Kader Pasang Baliho, Wajib Aktif di Medsos

Di Depan Bu Mega, PDIP Jatim Larang Kader Pasang Baliho, Wajib Aktif di Medsos

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA — Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, melarang seluruh kader dan pengurus partai memasang banner di pinggir j…

Diikuti Ribuan Peserta, Turnamen Karate Danrem 082/CPYJ Cup Meriah

Diikuti Ribuan Peserta, Turnamen Karate Danrem 082/CPYJ Cup Meriah

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Komandan Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf Batara S.Hub.Int., M.Hub.Int., secara resmi membuka Kejuaraan Karate Open Turnamen Piala B…

Pasar Properti Bergeser ke Hunian Produktif, CitraLand Driyorejo Kenalkan Konsep Evander

Pasar Properti Bergeser ke Hunian Produktif, CitraLand Driyorejo Kenalkan Konsep Evander

Minggu, 23 Agu 2026 14:44 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 14:44 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Pengembang properti mulai menawarkan konsep hunian yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga dapat dimanfaatkan u…

Gerakan Gebyar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Di Ponorogo Banjir Antusias Warga

Gerakan Gebyar Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Di Ponorogo Banjir Antusias Warga

Minggu, 23 Agu 2026 14:23 WIB

Minggu, 23 Agu 2026 14:23 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo terus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja…