SURABAYAPAGI.COM, Sampang - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Trunojoyo, Kabupaten Sampang,Madura, Jawa Timur forum kajian publik (FKP) menilai pelayanan PDAM Sampang bobrok. Sebab, selama beberapa tahun kepemimpinan direktur yang baru tidak ada progres yang signifikan.
" Hal ini terbukti, terutama masalah pelayanan ke pelanggan di kota Sampang, untuk menghidupkan air masih dibantu oleh Sanyo atau mesin pompa. Akibatnya, masyarakat banyak dirugikan, otomatis para pelanggan PDAM rugi dua kali , di mana harus bayar rekening PDAM sekaligus menambah beban pada penagih rekening listrik," kata Ketua Forum Kajian Publik (FKP) Heru Susanto, saat ditemui Jum’at (28/4/2023).
Baca juga: Semarak HKN ke-61 di Sampang, Generasi Sehat, Masa Depan Hebat
Menurut, Heru selama kepemimpinan direktur PDAM yang baru hanya sebatas retorika. " Buktinya tidak ada pelayanan prima dari pihak PDAM hanya seperti itu- itu saja,"kesalnya.
Baca juga: Sampang Banjir lagi, BPBD Minta Warga Waspada
Bilamana kinerja PDAM seperti itu, kata Heru jangan heran kalau nantinya, jumlah pelanggan kian berkurang. " Akhirnya, akan berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD),"ungkapnya.
Heru juga menjelaskan bahwa saat ini, Bupati sampang beserta jajarannya bersusah payah giat giatnya, membangun reputasi baik.
Baca juga: Diduga Terkait Eartag Sapi, Kadispertan Sampang Dipanggil Bupati
"Jangan sampai reputasi Sampang kembali tidak baik, hanya karena PDAM yang jelek," pintanya. gan
Editor : Moch Ilham