SURABAYAPAGI.com, Sulawesi - Warga Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) dikagetkan adanya temuan ular piton sepanjang 7 meter yang kini telah di tebas warga lantaran kepergok memangsa kakek Rasmin (63) di kebunnya sendiri.
Wakapolsek Tinanggea Ipda Yusuf menjelaskan, warga menebas ular piton sepanjang 7 meter tersebut menggunakan parang saat ular hendak memangsa kepala korban.
"Nah yang eksekusi ini warga pakai parang (di bagian kepala ular) pas gigitan ular ini lepas (dari kepala korban)," katanya, dikutip Minggu (07/06/2023).
Sebelum tertangkap dan di tebas, ular piton tersebut sempat masuk ke semak-semak dan melepaskan gigitannya di kepala korban. Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan warga dengan menebas ular piton tersebut.
"Ularnya sempat masuk ke semak-semak (usai melepas gigitan kepala korban) lalu dihantam, dipotong pakai parang di kepala ular ini," katanya.
Ular piton tersebut kemudian melepaskan lilitannya di tubuh korban setelah diparangi. Warga kemudian mengevakuasi korban dan kembali menyerang ular tersebut hingga mati.
"Kemudian ularnya dipotong-potong oleh warga, lalu ularnya diamankan," ujar Yusuf.
Lanjut Yusuf, ular piton yang sudah mati dan dipotong lalu dibawa ke perkampungan. Ular piton tersebut pun menjadi tontonan warga.
"Saya belum dapat lagi infonya sekarang kondisi ularnya, tadi malam hanya dikarungkan warga dan dibawa ke tengah kampung," ujarnya.
Diketahui, korban awalnya pamit ke istri untuk pergi berkebun di Desa Roraya, Kecamatan Tinanggea, Konawe Selatan pada Kamis (04/05/2023) sekitar pukul 16.30 Wita. Korban juga pergi ke kebun untuk menggembala sapi miliknya.
"Korban ini sampaikan kepada istrinya hendak menggembala sapi di kebunnya," ujar Kapolsek Tinanggea Iptu Azis Doali dalam keterangannya. dsy/dc
Editor : Desy Ayu