Disperindag Sidoarjo Bertahap Relokasikan Pedagang Buah dan Sayur Pasar Porong

surabayapagi.com
Kondisi pasar di Porong, Sidoarjo. SP/ Hikmah

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara bertahap mulai melakukan penataan pedagang di Pasar Porong pada minggu (21/05/2023). Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pemkab Sidoarjo merelokasi pedagang sayur dan buah. 

Dari lokasi lama di loading dock sebelah sisi timur selatan pasar dipindah ke depan sebelah barat selatan pasar (bekas pasar penampungan saat pasar terbakar).

Baca juga: Kupluk DuwurTKSK Jabon Mendapat Apresiasi Gubernur Jatim

Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hoedy Prasetyo menyampaikan saat ini di lokasi yang baru sudah dibangunkan 3 hanggar, masih kurang 5 hanggar lagi yang dibangun dari total 8 hanggar yang direncanakan. Hanggar dilengkapi dengan kipas blower untuk sirkulasi udara agar pengunjung dan pedagang tidak kepanasan.

 “Rencananya akan menampung sekitar 300 pedagang buah dan sayuran. Pemkab akan  membangun sekitar 315 an stan sekalian tambahan buat pedagang asli Sidoarjo,” katanya, Minggu (21/05/2023).

Baca juga: Puasa Pertama, Gubernur Khofifah Sidak Sembako Pasar Larangan Sidoarjo Harga Dinamis

Relokasi pedagang ini dilakukan selain agar Pasar Porong bersih juga ada pembedaan lokasi khusus loading dock (barang) dengan pedagang kaki lima (eceran). 

“Bahkan relokasi ini permintaan para pedagang agar Pasar tampak bersih dan rapi, kemarin malam sudah sosialisasi teknis untuk pembangunan dan rencana relokasi dan mayoritas pedagang setuju,” tambah Hoedy.

Baca juga: Ingin Perubahan Lebih Baik Ainur Rofiq Daftarkan Diri Cakades Wadung Asri

Hoedy juga menjelaskan relokasi ini dilakukan untuk menyatukan semua pedagang dalam satu stan sekaligus agar tidak tumpang tindih dengan tempat bongkar muat barang (loading dock).

“Jadi dengan direlokasi ini nanti antara loading dock dengan pasar buah dan sayur lebih rapi dan tertata tidak lagi campur tumpang tindih. Pembeli juga lebih leluasa berbelanja,” pungkasnya. Hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru