SURABAYAPAGI.com, Gresik - Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dikejutkan oleh suara gemuruh keras yang berlangsung terus-menerus pada Rabu malam (3/6/2026). Suara tersebut disertai dugaan bau amoniak yang membuat sebagian warga merasa tidak nyaman hingga panik. Sejumlah warga mengaku suara tersebut mulai terdengar sekitar pukul 20.30 WIB dan tak kunjung mereda selama beberapa waktu. Kondisi itu membuat banyak penghuni rumah keluar untuk mencari sumber kebisingan.
Salah satu warga, Jadi Sutrisno, mengatakan dirinya awalnya sedang beristirahat di rumah ketika mendengar suara keras yang mirip deru pesawat.
“Awalnya saya lagi santai nonton TV, tiba-tiba terdengar suara keras seperti pesawat lewat. Saya langsung keluar rumah karena kaget dan ingin tahu sumbernya,” ujarnya.
Ia menambahkan, bukan hanya dirinya yang merasa terganggu, tetapi juga tetangga sekitar yang turut keluar rumah karena khawatir terjadi sesuatu yang tidak biasa.
Warga lainnya, Yusuf, menyebut suara tersebut bahkan sempat membuat anak-anak terbangun dari tidur mereka. “Anak saya sampai bangun dan takut, tanya suara apa itu. Saya juga bingung, akhirnya ikut keluar rumah,” katanya.
Ia menuturkan, situasi di lingkungan GKB saat itu cukup ramai karena warga saling bertanya mengenai sumber suara yang terdengar tidak seperti biasanya, terlebih terjadi pada malam hari saat orang-orang beristirahat.
Di media sosial, sejumlah unggahan warga menduga suara dan bau menyengat tersebut berasal dari aktivitas industri di kawasan PT Petrokimia Gresik Petrokimia Gresik. Salah satu unggahan juga menyebut adanya bau amoniak yang dirasakan hingga kawasan GKB.
Menanggapi hal tersebut, pihak perusahaan melalui Vice President Komunikasi Korporat, Rama Yusron Herbiansyah, menyatakan bahwa informasi itu masih dalam pengecekan. “Masih kami cek di lapangan oleh tim terkait,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak perusahaan. Sementara itu, warga di kawasan Gresik Kota Baru masih mengeluhkan suara gemuruh yang dilaporkan berlangsung hingga sekitar pukul 22.50 WIB. did
Editor : Redaksi