Lahan Tebu 1,5 Hektar di Desa Canggu Mojokerto Hangus Terbakar

surabayapagi.com
Petugas damkar saat berusaha memadamkan api disekitar lahan tebu di Dusun kedungklinter RT 02 RW 01, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. SP/ MJK

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemadam kebakaran (damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto menerima informasi adanya kebakaran yang terjadi di lahan tebu seluas 1,5 hektar di Dusun kedungklinter RT 02 RW 01, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Setelah petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat setempat, sebanyak satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) pun diterjunkan ke lokasi kebakaran. Ini setelah petugas mendapatkan informasi kebakaran dari masyarakat setempat.

Baca juga: Pasar Baru Tuban Hangus Terbakar Jelang Revitalisasi Anggaran APBD Senilai Rp24,35 Miliar

Diketahui, kebakaran lahan tebu tersebut terjadi sekitar pukul 12.30 WIB, sedangkan proses pemadaman tersebut, setidaknya selama 1,5 jam petugas baru berhasil memadamkan api yang membakar lahan tebu. 

Baca juga: Hari Kesiapsiagaan Bencana 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Waspada Karhutla di Tengah Ancaman El Nino

“Satu unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi kebakaran. Lokasi lahan tebu yang terbakar terletak di Dusun kedungklinter RT 02 RW 01, Desa Canggu,” ungkapnya, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim, Kamis (20/07/2023).

Sementara itu, saat terjadinya kebakaran, cuaca di wilayah Kabupaten Mojokerto terpantau cerah berawan berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo dan pantauan Sistem Informasi Mojokerto Bencana (SIMONA) BPBD Kabupaten Mojokerto.

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Gudang Sabut Kelapa Blitar Kota, Kerugian Capai Rp100 Juta

“Sekira pukul 14.00 WIB, api baru berhasil dipadamkan. Yang terbakar merupakan lahan tebu dengan luas terdampak ± 1/2 hektar. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan, kerugian akibat kebakaran ini masih dilakukan penghitungan,” katanya. dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru