SMPN 5 Sidoarjo Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak (KLA)

surabayapagi.com
Suasana di depan SMPN 5 Sidoarjo. SP/ Hikmah

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - SMPN 5 Sidoarjo konsisten mendorong terwujudnya satuan pendidikan Sekolah Ramah Anak ( SRA). Terwujudnya program Sekolah Ramah Anak, juga sebagai bentuk dukungan menjadikan Kabupaten Sidoarjo sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA).

Komitmen ini penting bagi seluruh civitas akademika untuk memberikan pemenuhan hak dan perlindungan bagi seluruh peserta didik di sekolah yang penuh prestasi ini.

Baca juga: Kupluk DuwurTKSK Jabon Mendapat Apresiasi Gubernur Jatim

Kepala SMPN 1 Sidoarjo Sunarto melalui Humasnya, Drs Gawat Noor Hadiyanto, MPd menjelaskan, penguatan komitmen mewujudkan SRA dilatar belakangi oleh keprihatinan atas maraknya kekerasan terhadap anak akhir-akhir ini. Dalam segala bentuknya. Baik kekerasan fisik, verbal, seksual bahkan diskriminasi.

Menurutnya, kekerasan yang terjadi pada anak adalah bentuk pelanggaran HAM yang dapat merenggut kebebasan dan masa depan anak. 

“Oleh sebab itu, kami semua berkomitmen untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada semua peserta didik. Yakni melalui penguatan terwujudnya implementasi Sekolah Ramah Anak secara berkelanjutan, baik secara manual maupun digitalisasi,” tegasnya, Senin (31/07/2023).

SRA papar dia, juga sejalan dengan program Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Pendidikan mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak selama di lingkungan sekolah.

Semua pelajar berhak mendapatkan pelayanan pendidikan optimal, pembelajaran di lingkungan sekolah yang bersih, aman, nyaman dan tenang.

Baca juga: Puasa Pertama, Gubernur Khofifah Sidak Sembako Pasar Larangan Sidoarjo Harga Dinamis

Di sisi yang sama, siswa saat di sekolah juga diajak untuk meningkatkan derajat tanggung jawab, religius, disiplin, bertoleransi, saling menghormati, hingga cinta damai.

Demikian pula dengan para guru dan pegawai. Dituntut untuk menjaga kehangatan dan mengutamakan sikap kasih sayang. Berusaha memberikan pengawasan, perlindungan dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan untuk peserta didik.

Hal ini mengingat, hampir sepertiga waktu mereka dihabiskan di lingkungan sekolah. Karena itu SRA memegang peranan yang signifikan bagi tumbuh kembang, dan pembentukan karakter kepribadian anak.

Baca juga: Ingin Perubahan Lebih Baik Ainur Rofiq Daftarkan Diri Cakades Wadung Asri

Sekolah bertanggung jawab memberikan pelayanan serta fasilitas pendidikan optimal kepada peserta didik. Serta memastikan setiap anak mendapat perlindungan keamanan secara fisik maupun emosional. Sarana dan prasarana sekolah juga diupayakan nyaman dan aman untuk lingkungan belajar anak-anak untuk mensuport para siswa berprestasi.

Kemudian, lanjutnya terwujudnya SRA merupakan suatu bentuk kerjasama menyeluruh secara lintas sektoral. Mulai dari orang tua wali murid hingga  kelembagaan yang harus terlibat, "Termasuk partisipasi orang tua, keluarga dan lingkungan masyarakat." papar Gawat.

“Orang-orang terdekat memiliki peranan yang sangat penting dalam perlindungan terhadap anak-anak. Jadi program SRA ini adalah tanggungjawab bersama dalam menjaga generasi penerus bangsa dari segala ancaman yang dapat menghancurkan masa depan anak-anak,” tandasnya. Hdk/hik

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru