SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Rangkaian sayembara logo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur (Jatim) 2023 menyedot antusiasme banyak masyarakat. Tercatat, sebanyak 800 karya masuk sejak dibuka 26 Juli hingga 1 Agustus 2023.
Dari total 800 karya yang masuk, dewan juri yang terdiri dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim Ali Kuncoro, Ketua KONI Jatim M Nabil, Rektor Unesa Prof Nurhasan, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, dan Pakar Komunikasi Dr Suko Widodo telah menentukan 10 karya yang lolos ke tahap selanjutnya.
Baca juga: Pemuda Jatim Didorong Berperan Aktif Lewat Kemah Integrasi Amukti Palapa Nusantara
Dispora Jatim akan memanggil 10 orang yang karyanya terpilih untuk melakukan presentasi tentang makna karya yang dibuat.
“Sudah diumumkan ada 10 karya yang lolos. Selanjutnya, akan kami hubungi untuk mengikuti tahap presentasi. Dalam presentasi itu, 10 orang ini menjelaskan arti dari logo yang dibuat di hadapan dewan juri,” kata Ali Kuncoro, Jumat (4/8/2023).
Dari hasil itu, dewan juri akan menyodorkan tiga karya terbaik kepada juri kehormatan yakni Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak dan Sekdaprov Adhy Karyono.
Pemenang sayembara juara 1, 2, dan 3 tersebut nantinya akan diundang dalam kick off Porprov Jatim di Sidoarjo.
Baca juga: Pertahankan Juara Umum, Pemkot Surabaya Gelontor Bonus Rp 42,7 M untuk Atlet Porprov Jatim 2025
"Pemilihan 1,2, dan 3 dipilih langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indah Parawansa sebagai juri kehormatan,” ujarnya.
Ali mengatakan, jika dalam penilaian ini para dewan juri memilih karya yang lebih segar dengan sentuhan lebih modern tanpa melupakan makna semangat olahraga.
“Kami ingin yang futuristik tidak terlalu simetris (kotak) tapi bagaimana mengikuti zaman. Konsepnya lebih dinamis, logo tidak kaku tapi tetap penuh warna yang mengandung berbagai makna khas olahraga,” ungkapnya.
Baca juga: Tumbangkan Kota Surabaya, Bola Voli Putri Gresik Raih Emas Porprov IX 2025
Ia mengaku, sayembara ini sengaja digelar agar multievent dua tahunan ini terasa gebyarnya sampai ke masyarakat. Saat disinggung apakah logo ini akan dipakai seterusnya, Ali mengaku akan membuat logo Porprov Jatim setiap dua tahun sekali.
“Kami juga ingin agar daerah punya legacy bahwa pernah menjadi tuan rumah Porprov dan selalu ada perubahan dalam setiap gebyaran event dua tahunan ini,” pungkasnya. sb
Editor : Redaksi