Kepala Desa Padikeh Abaikan Pemberitaan, Masalah Terus Berlanjut

surabayapagi.com
Moh. Ali pegiat sosial di Kab. Sumenep. SP/ Ainur Rahman

SURABAYAPAGI.com, Sumenep -  Pemerintahan Desa bermasalah terus disoal publik, sejumlah aktivis sudah melakukan mediasi untuk tidak memperpanjang masalah, jika Kepala Desa mengembalikan sertifikat asli Misawa dan sejumlah administrasi lainnya.

Moh.Ali akan mendampingi korban untuk melaporkan desa bermasalah kepada DPMD dan Inspektorat, sebab, menurutnya pemerintahan terkecil itu adalah desa, jika pemimpin di desa itu amburadul, maka jangan harap desa itu akan maju dan sejahtera.

Baca juga: Pasien Asal Rubaru Apresiasi Pelayanan RSUD Moh Anwar Sumenep

"Pokoknya Desa bermasalah itu harus segera diperbaiki dengan sistemnya, jangan sampai bermasalah kepada pengguna anggaran yang berdampak kepada penyalahgunaan dana DD dan ADD," lanjutnya.

“Kita akan terus desak Kades Padikeh untuk tidak melakukan penyengsaraan terhadap pemohon pensertifikatan rumah warganya. Sebenarnya, keinginan pemohon sertifikat rumah saat ini hanya ingin agar sertifikat aslinya dikembalikan,” tegasnya, Senin (14/08/2023).

"Makanya, DPMD Kab. Sumenep, juga harus peka dalam permasalahan di desa, Kepala Desa bermasalah jangan sampai diberikan tanggung jawab penuh dalam penggunaan anggaran dana desa (DD) karena pasti sudah bermasalah," jelasnya. 

Pihaknya sebelum melangkah lebih jauh terkait pelaporan, akan konsultasi hukum dulu kepada yang lebih paham supaya tidak salah langkah, karena yang pasti akan saya laporkan. 

Baca juga: Publik Ingin Tahu, Pemilik CV. Jatim Wangi Merajai di Kab. Sumenep

"Dari awal saya tekan Kepala Desa untuk bersuara di awak media, namun yang bersangkutan seakan tidak berdosa dan abaikan pemberitaan, padahal sejumlah info mengatakan bahwa viralnya pemberitaan di media sudah dikantongi, hanya memilih bungkam," katanya lagi.

Jadi kata dia, bungkamnya kepala Desa itu memberi sinyal, bahwa Kepala Desa Padikeh telah melakukan kesalahan sesuai dengan dugaan para aktivis. 

"Kita hanya ingin pertanggungjawaban kepala Desa Padikeh, untuk menuntaskan perkara pensertifikatan rumah milik Misawa, atau mengembalikan berkas dan administrasinya," jelasnya.

Baca juga: Proyek di Sumenep, Diduga Salah Sasaran, CV. Jatim Wangi Diminta Bertanggungjawab

Sampai sejauh ini, Kades Padikeh belum membuka nomor kontak reporter Surabaya Pagi yang diblokir, sehingga pemberitaan dituding sepihak.

Namun upaya pelaporan yang ditekan oleh para aktivis Sumenep, tetap ditulis sampai ada pernyataan sikap tegas Kepala Desa Padikeh. “Kejahatan akan terus dilawan sampai menemukan titik akhir,” pungkas Ali. Ar/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru