Wakil PM Malaysia Sebut Barat Munafik dan Terapkan Standar Ganda

surabayapagi.com
Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid.

SURABAYAPAGI.COM, Kuala Lumpur - Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid menyebut negara-negara barat memiliki sikap yang berbeda dalam menanggapi konflik Ukraina dan Israel.

Ahmad juga dalam pidatonya kepada parlemen menyebut bahwa negara-negara Barat munafik dan menerapkan standar ganda.

Baca juga: Wanda Hamidah, Gagal Berlayar ke Gaza

"Negara-negara Barat dengan cepat memberikan dukungan dalam krisis Ukraina. Namun, mereka sama sekali mengabaikan Palestina. Hal ini terjadi meskipun baru-baru ini terjadi bencana besar di Palestina, yang menyebabkan banyak korban jiwa di kedua pihak, ribuan orang terluka dan kerusakan properti yang parah," kata Ahmad Zahid, Senin (9/10/2023).

Baca juga: Surah An-Nur ayat 55, Janji Kemenangan Warga Palestina

Dia juga mengatakan bahwa Barat menutup mata terhadap kekerasan selama eskalasi konflik Israel-Palestina.

“Semoga konflik yang sedang berlangsung dapat diselesaikan dan dunia harus secara kolektif memainkan peran dan tanggung jawabnya, tanpa mempedulikan kepentingan tertentu,” katanya. 

Baca juga: Manuver Prabowo untuk Jinakkan Israel di Forum PBB

Pejuang Palestina di Gaza, dimotori Hamas, menyerang Israel dari darat dan udara dalam serbuan yang tak diduga-duga, Sabtu (7/10/2023). Ribuan roket menghujani wilayah Israel dikombinasikan dengan serangan dari darat. Pertempuran di beberapa lokasi Israel masih berlanjut hingga hari ini.
Hamas menegaskan, serangan tersebut sebagai upaya untuk merebut kebebasan dari penjajahan Israel serta melindungi tempat-tempat suci umat Islam dari penodaan pemukim Yahudi. ac

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru