Wanda Hamidah, Gagal Berlayar ke Gaza

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wanda Hamidah, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, seusai menjalani beberapa waktu dalam misi kemanusiaan berlayar ke Gaza, bersama ratusan aktivis di seluruh dunia. Namun sayang, misi kemanusiaan itu harus gagal karena ada upaya blokade dari Israel.
Wanda Hamidah, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, seusai menjalani beberapa waktu dalam misi kemanusiaan berlayar ke Gaza, bersama ratusan aktivis di seluruh dunia. Namun sayang, misi kemanusiaan itu harus gagal karena ada upaya blokade dari Israel.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wanda Hamidah, kini sudah sampai di Indonesia. Ia bersama beberapa rekan lainnya sampai dengan selamat ke Indonesia, usai gagal berlayar ke Gaza.

Momen ini terlihat dalam Instagram milik Wanda Hamidah dan Zaskia Adya Mecca. Bersama beberapa teman lainnya, Hanung Bramantyo dan Zaskia Adya Mecca, menyambut kedatangan Wanda Hamidah di bandara Soekarno Hatta.

"Alhamdulillah setelah 35 hari ngurusin dari jauh, dengerin update setiap hari yang bikin senang-nangis-tegang-kagum-marah dan berbagai rasa lainnya... pulang juga hari ini dengan selamat, sesuai janjiku dengan anak-anaknya.. welcome home kak Wanda Hamidah sayang, terima kasih buat perjuangannya," tulis Zaskia Adya Mecca, Minggu (5/10/2025).

Perempuan yang dikenal sebagai selebritas dan aktivis itu menyebut alasan dirinya keukeuh ingin ke Gaza sederhana.

"Kenapa aku ingin pergi ke Gaza? Jawabannya sederhana. Aku tak sanggup hanya melihat orang-orang Palestina dibunuh secara brutal setiap hari oleh para zionis, dari bayi hingga lansia, bahkan yang masih dalam kandungan," tulis Wanda Hamidah dalam unggahannya dilihat, Jumat (19/9/2025).

Wanda Hamidah merasa dirinya sangat buruk dan tidag berguna bila hanya diam melihat genosida yang dilakukan Israel terhadap warga Gaza. "Aku merasa sangat buruk. Aku merasa tak berguna. Aku merasa tak berarti lagi dalam hidup," ungkapnya.

 

Pelayaran Wanda Hamidah

Wanda Hamidah merasa hidupnya tak bisa lagi terasa normal melihat pembantaian sambil menikmati kehidupan nyaman.

"Hidupku tak bisa normal lagi. Kalian tidak bisa begitu saja menjadikan genosida sebagai 'bisnis seperti biasa' seperti kalian menonton genosida, kalian makan, menonton, kalian tidur, menonton, kalian arisan, menonton, kalian bermain padel. Kalian tidak bisa begitu saja," tuturnya.

"Jadi, di sinilah saya, bahagia dan sehat, berlayar ke Gaza," ungkap Wanda Hamidah.

Dalam unggahan terbarunya, pelayaran Wanda Hamidah dan tim di kapal Kaiseer mengalami cuaca ekstrem. Angin kencang dan ombak besar harus mereka lewati.

Ada puluhan kapal yang juga berlayar dari beberapa titik dalam Global Sumud Flotilla ini. Mereka berlayar dari beberapa titik untuk menembus blokade dan membawa bantuan melalui jalur laut untuk warga Gaza. Saat bertemu keduanya langsung berpelukan.

 

Kapten Kapal Kabur

Mereka terharu Wanda usai Wanda pulang menjalani misi kemanusiaan ke Gaza

Sebelumnya, Wanda Hamidah bersama aktivis yang menaiki kapal Kaiser terdampar di Portopalo, Italia. Kapal mengalami kerusakan dan mengharuskan Wanda berpindah ke kapal lain.

Wanda akhirnya berpindah ke kapal Nusantara. Namun, saat akan memulai kembali pelayaran menuju Gaza, kapten kapal kabur.

Cobaan demi cobaan gak cuma dialami Wanda Hamidah. Ada banyak aktivis dan beberapa kapal Global Sumud Flotilla yang terdampar di Italia.

Akhirnya, Wanda Hamidah membagikan kabar terbarunya bersama 11 aktivis dari enam negara yang bertahan di Portopalo, Italia.

"Sudah 31 hari saya meninggalkan Indonesia untuk berlayar ke Gaza. Dan, satu minggu ini saya berada di kapal Nusantara. Kapal yang terbaik di antara kapal-kapal lain yang tidak bisa lagi melanjutkan perjalanan," buka Wanda Hamidah dalam video yang diunggah dalam Instagram pribadinya dilihat pada Rabu (1/10).

"Namun, karena satu dan lain hal, Sumud Nusantara tidak mengizinkan kapan Nusantara ini berlayar. Kapal Nusantara ini berisi 11 aktivis dari kapal-kapal yang tidak bisa berlayar. Dan, 11 aktivis dari 6 negara ini masih berharap kapal ini diizinkan untuk berlayar," sambungnya.

 

Gaungkan Dukungan untuk Palestina

Selebritas dan aktivis berusia 48 tahun itu menghormati keputusan Sumud Nusantara. Dia mengatakan mungkin ini menjadi dari akhir pelayarannya menuju Gaza.

"Mungkin ini adalah akhir dari perjalanan saya berlayar ke Gaza. Saya sangat bersedih hati, saya sangat berat hati, karena keinginan ke Gaza ini sudah bulat, dan ya..., tapi qadarullah mungkin saya harus kembali ke Indonesia," tuturnya.

Bintang serial Rekaman Terlarang itu meminta untuk Indonesia tetap menggaungkan dukungan untuk Palestina. Terus bersuara menggaungkan dan mendukung misi Global Sumud Flotilla membuka blokade Israel terhadap rakyat Palestina. n ec/jk/rmc

Berita Terbaru

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Didampingi LPSK, Saksi Sebut Kelola Rp7 Miliar Atas Perintah Maidi 

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mantan orang dekat Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Aang Imam Subarkah alias Imam Pejel, mengaku mengelola dana sebesar Rp7 m…

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Perkuat Sinergi Antar BPD, Bank Jatim dan Bank NTT Jalin Kerja Sama Layanan Jasa Remitansi Kemitraan

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi strategis antar Bank…

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Antusiasme Tinggi, Ribuan Pelanggan Jawa Timur Nikmati Promo Tambah Daya PLN

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 20:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik bertajuk “Semangat Baru Makin Berdaya” mendapat sambutan positif dari masyarakat Jawa Timur. Hingga 2…

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Putus Rantai Distribusi, Satpol PP Kota Kediri Edukasi Puluhan Pedagang Kelontong Soal Bahaya Rokok Ilegal

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar sosialisasi ketentuan di bidang cukai kepada puluhan pedagang kelontong…

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Ratusan Petarung dari Berbagai Daerah Bakal Berlaga di Adu Wani MMA Piala Walikota Madiun 2026

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 18:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - 200 petarung mixer martial arts (MMA) bakal berlaga dalam kejuaraan Adu Wani piala walikota Madiun 2026 pada tanggal 24-25 Juli di A…

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

10 Saksi Dihadirkan Dalam Persidangan Lanjutan Kasus Maidi, Sri Kayatin Kembali Dihadirkan 

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 17:59 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- 10 saksi dari pihak swasta dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus …