SurabayaPagi, Surabaya - DPC Gerindra Kota Surabaya mendapatkan amunisi baru guna memenangkan capres Prabowo Subianto dan cawapres Gibran Rakabuming Raka, dengan bergabungnya sejumlah elemen relawan non struktural.
Elemen relawan tersebut yakni tim 8 pemenangan Jokowi, Relawan Persatuan Nasional (RPN) hingga mahasiswa ini sowan ke kantor DPC Gerindra Kota Surabaya, untuk menyatakan dukungannya kepada Prabowo-Gibran.
Wakil Ketua 1 DPC Gerindra Surabaya bidang OKK (Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan) AH Thony mengatakan, bergabungnya relawan non struktural partai ini merupakan patron bagi pihaknya untuk melihat Prabowo dan Gibran memiliki dukungan dari banyak pihak.
"Kalau kemudian dari milenial itu memberikan support antusias, sementara kita kemarin dalam survei-survei Gen-Z dan milenial itu, "tingkat" mereka kita prediksi lebih besar untuk apolitis, kemudian lagi mereka tidak ikut memilih. Tapi dengan pandangan ini akan menjadikan kita tahu bahwa ke depan ini tingkat partisipasi dari mileial dan Gen-Z dipastikan akan naik," terang AH. Thony. Selasa (24/10/2023).
Thony menambahkan, dirinya tak menyangka mendapatkan dukungan dari relawan tersebut, dan hal ini merupakan representasi masyarakat dari berbagai lapisan termasuk kelompok milenial dan Gen-Z. Sehingga pasangan Prabowo-Gbran mendapatkan persepsi yang baik. Apalagi Gibran dinilai sebagai agen pembaharuan.
"Pada saat awal terutama setelah kami mendengar beberapa pandangan dari luar bahwa mas Gibran dianggap terlalu muda dan sebagainya, dari pandangan kawan-kawan milenial justru tidak demikian. Bahwa mereka mempersepsi jauh lebih dewasa, bahwa munculnya sosok pemimpin muda itu tidak menjadi sebuah kekurangan," terang wakil ketua DPRD Kota Surabaya tersebut.
Gibran pun dinilai mempunyai kapasitas yang cukup sebagai pemimpin, hal ini terlihat saat memimpin kota Solo sebagai Wali Kota. Sehingga Thony berpendapat bahwa hal itu adalah sebuah bukti, dan relawan yang bergabung di partai Gerindra Surabaya mempunya agenda untuk mensosialisasikan sosok putra Presiden Joko Widodo tersebut.
"Kemudian dari agenda yang dilakukan oleh teman-teman pun cukup keren terus tidak sekedar hanya menangkap sosokmya tetapi segmen pasar pasangan ini dipersepsi baik," tegasnya.
Di tempat yang sama, ketua tim 8 relawan yang mendukung Jokowi pada pemilu 2019 Wignyo Prasetyo menerangkan, bahwa pihaknya mengarahkan dukungan kepada Prabowo sebelum ketua umum Gerindra tersebut menggandeng Gibran sebagai cawapresnya.
"Dukungan kita sudah clear kepada pak Prabowo, dengan masuknya Gibran makin semangat lagi lah," tegasnya.
Wigny menambahkan, dari tiga capres yang mengikuti kontestasi pilpres 2024 ada Gibran yang merupakan salah satu figur idola milenial dan Gen-Z yang jumlahnya cukup banyak di Indonesia. Dan pihaknya bakal all out memenangkan Prabowo-Gibran.
"Kedatangan kami ke Jawa Timur dalam rangka konsolidasi menyatukan relawan Jokowi yang mendukung pak Prabowo, ada RPN, kemudian kami juga konsolidasi dengan teman-teman milenial karena figur mas Gibran, kemudian setelah itu kami kunjungi teman-teman Koalisi Indonesia Maju," imbuhnya.
Trio Yohanes Marpaung selaku ketua RPN menimpali isu Gibran hanya memanfaatkan kekuasaan ayahnya sebagai Presiden RI untuk maju dalam pilpres 2024. Karena setiap warga negara punya hak untuk memilih dan dipilih.
"Itu sebenarnya bisa kita jawab dari pengalaman sejarah Indonesia sendiri, salah satunya Sutan Sjahrir tadi, beliau di usia 30 an juga sudah menjadi figur pimpinan di negeri kita ini. Terus kalau secara internasionalnya banyak pemimpin usia 35 tahun jadi Presiden, 39 tahun di Perancis jadi Presiden," timpal Trio. Byb
Editor : Redaksi