SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mojokerto menggelar Bazaar Pagi dan Workshop UMKM, di halaman Kantor KPPN Mojokerto, Jalan Gajah Mada Nomor 147 Kota Mojokerto, Jumat (17/11/2023).
Acara bertajuk 'UMKM Kota Mojokerto Kuat, Ekonomi Melesat' ini terselenggara atas kolaborasi Kemenkeu Satu, Dinas Koperasi UKM Perindag dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, BNI dan Pegadaian.
Plt Kepala KPPN Mojokerto, Junaedi mengatakan KPPN sebagai instansi vertikal Kementerian Keuangan memiliki potensi untuk dapat menggerakkan berbagai instansi terkait untuk memajukan UMKM.
Melalui kerja sama dengan perbankan dan pemerintah daerah, KPPN melakukan kegiatan yang dapat menaikkan pamor UMKM agar menjadi lebih tersohor.
"Bazar dan workshop digelar sehari dan diikuti 40 peserta pelaku UMKM binaan Diskopukmperindag Kota Mojokerto. Ini dalam rangka memajukan dan meningkatkan potensi UMKM di Kota Mojokerto agar berkembang lebih pesat," jelasnya.
Masih kata Junaedi, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka memperingati Hakordia (Hari Anti Korupsi Sedunia) yang jatuh pada hari Jumat tanggal 9 Desember 2023.
"KPPN Mojokerto terus berkomitmen menegakkan semangat integritas, anti korupsi, kolusi dan nepotisme. Kita berupaya ikut melakukan sosialisasi, kampanye dan penyadaran kepada masyarakat tentang bahaya korupsi," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengaku berterima kasih karena UMKM Kota Mojokerto diberi kesempatan untuk berpartisipasi dalam bazar dan workshop KPPN Mojokerto.
"Ini adalah awal sinergi yang baik untuk ikut mendukung dan memajukan UMKM agar menjadi raja di negeri sendiri," ujarnya.
Ani menyebut, jumlah UMKM Kota Mojokerto yang tercatat di Diskopukmperindag saat ini berjumlah 27.905.
"Dari data OJK, 11 ribu diantaranya sudah bankable dan 9000 diantara tercatat sebagai nasabah PNM atau non bankable," terangnya.
Melihat data tersebut, Ani mengatakan jika kondisinya masih terbuka luas bagi lembaga jasa keuangan untuk ikut bersinergi dengan Pemkot Mojokerto untuk melakukan pembinaan terhadap UMKM.
Sekedar informasi, bazaar umkm tersebut menjajakan produk-produk unggulan Kota Mojokerto. Diantaranya produk alas kaki, produk batik dan turunannya, produk makanan dan minuman, produk anyaman, produk cor aluminium, produk rajut, aksesoris dari tembaga serta masih banyak lagi. Dwi
Editor : Redaksi