SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tunas Indonesia Raya (Tidar) sebagai pendukung pasangan Capres Prabowo-Gibran tidak akan terpancing dengan tudingan-tudingan negatif dari pihak lain. Seluruh kader TIDAR diminta untuk tetap fokus kerja mensosialisasikan visi misi Indonesia Maju ke Masyarakat.
Ketua Umum DPP TIDAR Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mengatakan, sosialisasi program Prabowo-Gibran yang paling utama adalah menciptakan lapangan pekerjaan, karena itu masuk dalam semua aspek.
Baca juga: Menuju Metropolitan, Kota Malang Masuk Prioritas Pembangunan era Presiden Prabowo
Beberapa program Prabowo-Gibran seperti makan siang gratis untuk anak-anak sekolah, pemenuhan gizi ibu hamil dan revolusi putih mampu menunjang sektor UMKM dan memberdayakan petani dan nelayan.
“Semua program itu akan memberi pemberdayaan kepada petani muda dan nelayan, yang menjadi sumber pangan bagi anak muda,” jelas Saraswati usai membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) TIDAR di Grand City Mall Surabaya Jumat (17/11/2023).
Menurut Saraswati, kader Tidar juga mendapat arahan langsung dari Prabowo agar menjaga persatuan dan kerukunan, meskipun banyak kampanye hitam yang menyerang pasangan Prabowo-Gibran di lapangan. Menurut dia, sosialisasi program kerja lebih penting, karena masyarakat akan memahami dan bisa menerima program kerja Prabowo-Gibran.
“Silahkan kubu lain menyerang dan kami akan menyebarkan kebaikan dan menggelorakan semangat Indonesia maju,” tambah dia.
Sementara itu, Ketua DPD Tidar Jatim Muhammad Fawait optimis bahwa generasi milenial akan mencoblos Prabowo-Gibran di Pilpres 2024 mendatang. Menurut dia, jumlah pemilih yang sebagian besar generasi milenial merasa terwakili dengan sosok Gibran.
Baca juga: Ratusan Sekolah TK-SMP di Ponorogo Terima Bantuan ‘Smart Digital Screen’
“Hari ini akan berbeda dengan tahun 2019, yang pertama adalah struktur pemilih hampir 60 persen terdiri dari Gen Z terwakili dengan adanya mas Gibran,” jelasnya.
Gus Fawait bertutur, program dan visi misi Prabowo-Gibran banyak menjawab persoalan yang ada di Jawa Timur. Salah satunya adalah masih tingginya angka kemiskinan di provinsi terbesar kedua di Indonesia tersebut. “Kalau berbicara pertumbuhan ekonomi kita melebihi nasional.
Tetapi di Jawa Timur kemiskinan melebihi nasonal. Terutama kemiskinan di pedesaan, pantai dan pinggir hutan. Salah satu program pak Prabowo dan mas Gibran usung adalah fokus masalah pertanian,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim itu.
Baca juga: Evaluasi Institusi Polri Akan Segera dilakukan oleh Presiden Prabowo
Gus Fawait juga menyampaikan, kader TIDAR juga akan aktif sosialisasi program Prabowo-Gibran mengenai dana abadi pesantren di masyarakat.
Program itu dinilai cocok dengan kondisi Jawa Timur yang jumlah pesantrennya terbesar di Indonesia. Gus Fawait optimis, Prabowo-Gibran akan menang dalam Pilpres 2024 mendatang, karena banyak didukung generasi milenial.
“Salah satu komitmen Prabowo-Gibran menjadikan pesantren ini menjadi lembaga pendidikan yang bukan kelas dua. Itu disampaikan terkait dana abadi pesantren,” pungkasnya. rko
Editor : Desy Ayu