Menuju Metropolitan, Kota Malang Masuk Prioritas Pembangunan era Presiden Prabowo

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melihat Alun-alun Tugu Kota Malang di Balkon Balai Kota Malang. SP/ MLG
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat melihat Alun-alun Tugu Kota Malang di Balkon Balai Kota Malang. SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Kota Malang dikabarkan akan menjadi Kota Metropolitan dan masuk program prioritas pembangunan era Presiden Prabowo Subianto sepanjang periode 2025-2029, diantara 50 kota yang dirancang untuk menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi.

"Ini sebenarnya perjalanan saya saat jadi Pj Wali Kota kemarin, saya masuk ke Kota Malang, saya melihat data dan saya kaget, ternyata Kota Malang ini jika kita lihat konsep perencanaan tetap berbasis Kota Besar," jelas Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Kamis (06/11/2025).

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan jika konsep perencanaan dalam perkembangan perkotaan tidak bisa menggunakan kota besar dan harus menggunakan kota metropolitan. 

"Konsep perencanaannya dalam perkembangan perkotaan, kita tidak bisa menggunakan kota besar, harus menggunakan kota metropolitan. Jadi banyak yang seharusnya kita lakukan," tuturnya. 

"Kalau dengan konsep kota besar tentu tidak sesuai dengan kondisi saat ini. itu saya sampaikan beberapa kali baik dalam forum resmi ke Menteri kami selalu sampaikan," tambahnya.

Meski demikian, Wahyu bersyukur bahwa Kementerian PU mengapresiasi yang dilakukan Pemkot Malang. Nantinya, pihaknya akan menggabungkan konsep dari Kota Malang dan konsep dari Kementerian PU. 

"Jadi kami bersyukur, Kota Malang diusulkan menjadi Kota Metropolitan. Ke Depan dengan konsep metropolis tentu basis perencanaannya kita adalah yang berbasis metropolis, baik dari fasilitas perkotaannya hingga  infrastrukturnya," jelas Wahyu. 

Meski Kota Malang sudah diusulkan jadi kota metropolitan, Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita menyampaikan sejumlah sorotan. Diantaranya, tidak gampang menjadi kota metropolitan, ada sejumlah perbaikan yang harus diperhatikan bagi Pemkot Malang. 

"Untuk menjadi kota metropolitan itu tidak gampang dan tidak simple, ada beberapa perbaikan yang harus diperhatikan. Yang pertama pastinya perbaikan infrastruktur dasar misalnya publik transport, memang kita di tahun ini ada Trans Jatim tapi paling tidak harus terintegrasi lebih komprehensif lagi, jalan dan lalu lintasnya harus kita pikirkan," ungkapnya. ml-03/dsy

Berita Terbaru

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Jawab Dinamika Ekonomi, AXA Mandiri Hadirkan Asuransi Dwiguna Berbasis Dolar AS

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:58 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Wealth Signature USD sebagai produk terbarunya di awal…

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Perkuat Layanan Nasabah Affluent, HSBC Hadirkan Wealth Center di Surabaya

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Mengawali tahun 2026, PT Bank HSBC Indonesia (HSBC Indonesia) meresmikan Wealth Center terbarunya di Surabaya. Kehadiran fasilitas ini …

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Pratikno hingga Tito Karnavian, Ditiup akan Direshuffle

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:05 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi, Ketua Komisi I DPR Utut Adianto dan Wamenkeu Thomas Djiwandono, Bereaksi     SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Isu perombakan atau re…

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Perseteruan Dua Dokter, Tarik Komisi Yudisial

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:03 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Perseteruan antara Dokter Richard Lee dan Doktif, soal produk dan layanan kecantikan, berbias. Doktif, tarik Komisi Yudisial (KY),…

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Menteri Bappenas, Tegaskan MBG Lebih Mendesak Ketimbang Pekerjaan

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 20:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan…

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

PB XIV Berganti Nama Pakubuwono XIV, Lawannya Dekati Menbud

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

Kamis, 29 Jan 2026 19:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Solo - Pihak Paku Buwono (PB) XIV Purbaya kembali mengajukan permohonan perubahan nama usai sebelumnya ditolak oleh di Pengadilan Negeri (PN)…