Tingkatkan PADes, Pemdes Popoh Bangun Gedung BUMDes

surabayapagi.com
Pembangunan gedung BUMDes Desa Popoh Kecamatan Wonoayu. Jumain Agus, S

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Desa Popoh Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo membangun gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Pembangunan gedung ini, sebagai langkah untuk meningkatkan penghasilan asli desa (PADes) dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Pembangunan gedung Bumdes bersumber anggaran dari Bantuan Keuangan  (BK) tahun 2023. 

"Bangunan gedung ini bakal dijadikan sebagai kantor BUMDes. Pembangunannya menggunakan anggaran dari dana BK tahun ini. Insya Allah tahun depan sudah difungsikan,” ujar Kepala Desa Popoh, Sugini, saat ditemui di kantornya, Senin (20/11/2023).

Baca juga: Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak

Kades Sugini mengungkapkan bahwa gedung Bumdes yang dibangun di atas lahan  Tanah Kas Desa (TKD) ini nantinya bakal difungsikan sebagai penggerak utama kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, mayoritas warga di Desa Popoh merupakan warga dari kalangan menengah ke bawah.

Salah satu fungsi Bumdes adalah sebagai distributor untuk bantuan pangan non tunai (BNPT) dari pemerintah pusat berupa beras sejahtera (rastra). Selama ini, warga tidak mampu yang ingin mengambil rastra dapat memperolehnya di dua toko milik warga setempat.

“Memang selama ini distribusinya baik pada warga. Namun, kami tidak ingin dikemudian hari ada warga yang tidak kebagian karena tidak tahu. Kalau di Bumdes bisa kami monitor secara langsung,” ujarnya.

Selain itu, Bumdes ini juga direncanakan untuk memberdayakan kaum wanita dan warga yang tidak bekerja. Yakni dengan melibatkan mereka dalam usaha kecil menengah (UKM) seperti jasa penjahitan, jasa bordir dan jasa bros untuk jilbab.

Baca juga: Rehab Berat SDN Sepanjang 2 Taman Harus Berkualitas

“Termasuk menyediakan kebutuhan umum seperti pulsa, token listrik, fotokopi dan alat tuli kantor (ATK),” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Popoh, Moh. Ridwan mengatakan, bahwa keberadaan BUMDes Popoh dikelola secara profesional. Selain sudah membangun gedung, kantornya dilengkapi beberapa ruang seperti ruang penjualan, pengurus kantor sampai ruang pertemuan. Ruangan itu bisa digunakan sebagai tempat rapat, pelatihan dan sebagainya sampai gudang penyimpanan bahan baku.

Ridwan menambahkan, dengan keberadaan BUMDes ini bisa mempermudah masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. 

Baca juga: In Memoriam, Adzra Sybil Alvina Dikenal Praja yang Humble

“Selain itu juga memutar roda perekonomian yang lebih baik. Karena keuntungan juga berputar di desa sehingga memberi dampak dan manfaatnya juga bagi pembangunan desa dan masyarakat,” terangnya.

Harapannya, BUMDes Popoh juga bisa menyerap tenaga kerja lokal dan menciptakan peluang usaha baru. Ekonomi diharapkan bisa meningkat dan usaha bisa berkembang bahkan bisa bertumbuh usaha baru yang bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja bagi warga sekitar. jum

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru