Kasus KIPI Berat Kembali Terjadi, 7 Anak di Blitar Dilarikan ke Rumah Sakit

surabayapagi.com
Ilustrasi imunisasi polio di Kabupaten Blitar. SP/ BLT

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Blitar menanggapi kasus terkait tujuh anak di Kabupaten Blitar harus dilarikan ke puskesmas dan rumah sakit usai menjalani imunisasi polio, lantaran mengalami gejala KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang tergolong berat.

Anak-anak yang mengalami KIPI serius ini diantaranya berasal dari Kecamatan Ponggok. Kini mereka sudah dilarikan ke RSUD Srengat dan Puskesmas Srengat. Namun ada pula sejumlah anak yang mengalami KIPI serius dan kini dirawat di RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.

Baca juga: Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Anggit Ditya Putranto mengatakan per Rabu (24/01/2024) tercatat ada 45 kasus KIPI di Kabupaten Blitar. Dari jumlah tersebut, tujuh diantaranya harus mendapatkan perawatan medis.

Anggit menjelaskan, sebagian kasus KIPI serius disertai insiden seperti kondisi trombosit anak yang sudah turun saat proses imunisasi. Lalu, anak tersebut juga mengalami gejala muntah hingga diare yang cukup parah dan terpaksa dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Diduga Lupa Panggang Kayu Bakar di Tungku, Rumah Terbakar, Kerugian Capai Rp70 Juta

“45 kasus ini meliputi 38 kasus KIPI non serius atau anak mengalami gejala ringan sehingga cukup melakukan rawat jalan saja. Kemudian 7 kasus lainnya masuk kategori KIPI serius dan harus dirawat di puskesmas dan rumah sakit,” kata Anggit, Jumat (26/01/2024).

Sebagai informasi, sebenarnya angka KIPI di Kabupaten Blitar ini masih cukup rendah. Tercatat hanya ada 45 kasus KIPI dari sasaran 134 ribu lebih anak di Kabupaten Blitar yang menjalani imunisasi polio.

Baca juga: Kurang Hati-hati, Tangan Karyawan Terjepit di Penggilingan Bakso

Dinkes Kabupaten Blitar berharap tidak ada kasus KIPI lagi, meskipun kemungkinan atau potensi penambahan kasus KIPI ini sangat besar. Lantaran beberapa hari yang lalu masih ada aktivitas imunisasi susulan.

Sementara itu, capaian imunisasi polio secara riil sudah mencapai 100,3 persen. Inggit bersyukur imunisasi susulan yang dilakukan beberapa hari lalu terlaksana dengan lancar. Dengan demikian, dari sasaran 134.146 anak sudah terpenuhi sebelum digelarnya imunisasi polio tahap dua yang direncanakan pada Februari nanti. blt-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru