SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Ks (40) warga Desa Bululawang Kec Bakung Kabupaten Blitar dikejutkan dengan penemuan sesosok jasad wanita yang mengambang di alirang sungai Kedung Biru dengan mengeluarkan bau yang menyengat.
Penemuan jasad tersebut kemudian dilaporkan ke warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Bakung.
Setelah Polsek Bakung menerima laporan diteruskan koordinasi dengan Satreskrim Polres Blitar, (Tim Inafis) dan tim kesehatan puskesmas langsung datangi TKP, dalam olah TKP posisi mayat wanita tengkurap di atas air.
Setelah dilakukan identifikasi jasad tersebut, selain luka pada kepala serius diduga terkena benturan batu kali saat korban terbawa arus. Identitasnya korban diketahui bernama Sumarti (72) warga Dusun Panggungduwet Desa/Kec Kademangan Kab Blitar, yang hilang sejak Rabu 18 Februari 2026.
Menurut pihak keluarga korban, bahwa Nenek Sumarti pada Rabu 18 Februari berangkat ke ladang untuk tanam benih jagung, namun sampai pukul 16.00 korban belum pulang, ditunjang cuaca hujan deras sejak pukul 13.00.
Hilangnya korban sejak Rabu itu akhirnya dilaporkan ke Polsek Kademangan, terus ke BPBD Kab.Blitar, dan pencarian pun dilakukan diawali Rabu sore bersama Tim SAR kab Blitar, sedang pencarian korban sampai Sabtu (21/2) petang tidak berhasil.
"Benar tadi pagi warga desa Bululawang Kec Bakung melaporkan temuan mayat wanita, setelah kita datangi TKP bersama tim Inafis, pihak kesehatan Puskesmas Babinsa Koramil, dan masyarakat, ternyata korban tersebut warga Kec Kademangan yang hilang sejak Rabu kemarin, dan diduga korban terbawa arus sungai, dan benar korban ditemukan warga pada Minggu (22/2) setelah kita datangi TKP, langsung korban dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar untuk Visum, sementara pihak keluarga tidak menghendaki korban di otopsi, dan menerima musibah tersebut, untuk tanda tanda korban pada kepala ditemukan luka, karena terbentur bebatuan aliran sungai, untuk luka luka badan lainya nihil, langsung korban diserahkan kepada keluarga korban,” ujarnya. Les
Editor : Moch Ilham