SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Kepercayaan para investor untuk menanamkan modal usahanya di Kota Mojokerto kian meningkat. Terbukti, selama tahun 2023 kemarin, realisasi investasi Kota Mojokerto tembus angka Rp 391 miliar.
Baca juga: Ada Anggota Keluarga Pakai Narkoba? Bantuan dari Pemkot Mojokerto Bisa Dicabut
Angka tersebut meningkat signifikan jika dibandingkan tahun. 2022. Dan bahkan melebihi target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar Rp. 370 miliar.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur capaian realisasi investasi kita meningkat signifikan dari tahun 2022. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, karena capaian ini sekaligus menandakan bahwa perkembangan Kota Mojokerto semakin maju," ujar Pj Wali Kota Mojokerto, Moh. Ali Kuncoro dalam keterangan persnya, Kamis (1/2/2024).
Mas Pj menjelaskan, tahun 2022 lalu, realisasi investasi Kota Mojokerto hanya sebesar Rp 154 miliar, dan nilainya meningkat drastis di tahun 2023 menjadi Rp 391 miliar.
"Ini sangat menggembirakan. Pertumbuhan investasi kita naik dua kali lipat lebih hanya dalam kurun waktu setahun," ujarnya.
Petinggi Pemkot Mojokerto ini menyebut, para investor melihat perkembangan Kota Mojokerto dalam beberapa tahun terakhir, terutama di bidang infrastruktur sangat berkembang pesat.
Baca juga: Jelang Mojotirto 2026, Ning Ita Pimpin Korve di Taman Bahari Majapahit
Selain itu, Pemerintah Kota Mojokerto juga menyederhanakan pengurusan perizinan dengan menempatkannya secara penuh di Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) sebagai upaya menggaet lebih banyak investor.
Penyederhanaan di sistem birokrasi pemkot tersebut guna memberikan nilai tambah di mata para penanam modal. "Untuk menarik investasi adalah perizinan harus cepat, kedua harus ada kepastian waktu," katanya.
Baca juga: Pemkot Mojokerto Kembali Salurkan Hibah, Dorong Peran Aktif Masyarakat Dalam Pembangunan dan Sosial
Pj Wali Kota berkomitmen akan terus mengembangkan infrastruktur di Kota Mojokerto. Ia ingin, Kota kecil dengan tiga kecamatan ini menjadi lokomotif pembangunan tidak hanya di tingkat regional Jawa Timur tapi juga nasional.
"Karena apa?, nusantara pertama kali dikumandangkan di Bumi Mojopahit yakni Mojokerto Raya," pungkasnya. Dwi
Editor : Redaksi