SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Capres Prabowo Subianto, berjanji jika dirinya terpilih menjadi presiden periode berikutnya, akan membawa Indonesia menjadi negara terkuat ke-5 dunia.
Saat ini, Indonesia masih termasuk negara terkuat dan terkaya ke-16 di dunia.
Baca juga: Menuju Metropolitan, Kota Malang Masuk Prioritas Pembangunan era Presiden Prabowo
"Saya sampaikan, sudah berkali-kali saya sampaikan, bahwa masa depan kita gemilang. Kita sekarang negara ke-16 terkaya, terkuat di dunia. Sebentar lagi kita menjadi negara ke-10, ke-8, bahkan menjadi negara 5 terkuat di dunia," kata Prabowo saat berpidato dalam kampanye akbar di Stadion Utama GBK, Sabtu. Pidatonya dilihat Surabaya Pagi, di YouTube Gerindra, Minggu (11/2/2024).
Tak Boleh Pecah Belah
Ada sejumlah syarat untuk Indonesia menjadi negara terkuat dan terkaya di dunia, di antaranya, kerukunan, damai, hingga jangan sampai terpecah belah.
"Kita harus bersatu kita harus damai, kita tidak boleh diadu domba lagi, tidak boleh pecah belah, tidak boleh saling mencurigai, saling menjelek-jelekan, tidak boleh saling mengejek, saling memfitnah tidak boleh, kita harus bersatu," lanjut dia.
Baca juga: Ratusan Sekolah TK-SMP di Ponorogo Terima Bantuan ‘Smart Digital Screen’
Sentil Urusan Makan Gratis
Prabowo menyentil pihak-pihak yang tidak setuju dengan program tersebut. Menurutnya, yang tidak setuju dengan program tersebut harus belajar lagi.
"Yang tidak setuju mungkin sebaiknya belajar lagi, yang tidak setuju anak-anak Indonesia dikasih makan siang, kebangetan! Yang penting rakyat setuju atau tidak? Penting atau tidak?" tegasnya.
Baca juga: Evaluasi Institusi Polri Akan Segera dilakukan oleh Presiden Prabowo
Prabowo juga mengatakan jika dirinya terpilih menjadi presiden, maka siapa saja yang mau menjadi menterinya harus setuju dengan program makan siang gratis untuk anak-anak Indonesia.
"Saya katakan, nanti siapa yang mau masuk kabinet, siapa yang mau jadi menteri, harus setuju anak-anak diberi makan siang," tuturnya.
"Kalau tidak setuju, nggak usah masuk kabinet Prabowo," tambahnya. n erc/jk/rmc
Editor : Moch Ilham