Pemuda di Lamongan Tewas Tersengat Jebakan Tikus Listrik

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Seorang pemuda di Lamongan mengalami kejadian tragis usai terkena jabakan tikus listrik buatannya sendiri.

Pemakaian listrik untuk jebakan tikus di sawah sebetulnya sudah dilarang. Namun, petani tetap menggunakan karena untuk membasmi hama tikus yang merusak tanaman padi.

Baca juga: PK IPNU-IPPNU MA Ma’arif 7 Sunan Drajat Dilantik, Kader Muda Didorong Tembus Level Nasional

Meski banyak resiko, termasuk kesetrum yang sampai meninggal. Kini dialami korban seorang pemuda, Ahmad Rifai (21) warga Desa Kawistolegi RT 02 RW  02 Kecamatan Karanggeneng.

Kejadian nahas itu dialami korban sekitar pukul 02.00 WIB. Sebelum kejadian korban berpamit kepada orang tuanya, Surian (56) hendak ke sawah untuk mengecek aliran listrik yang sehari sebelumnya dipasang  Surian.

Sampai dini hari korban korban belum juga kembali ke rumah. Khawatir ada sesuatu yang tidak dinginkan, Surian mengajak tetangganya,  Sunarto (50)  untuk mencari korban di sawah.

Baca juga: Bangun Sinergi Antar Perguruan Tinggi NU, UNSUDA Jalin Kerjasama dan Studi Tiru ke UNUSA

Surian dan Sunarto terhentak kaget  menemukan korban tergeletak di pematang sawah dalam posisi tengadah kepala di Selatan.

Posisi korban tak jauh dengan kabel jebakan tikus radius 40 centimeter dan ketika di dekati korban tidak merespon.

Diyakini korban telah meninggal dan  melaporkan kepada Kepala Dusun, Hermanto dan meminta bantuan warga.

Baca juga: DPD Matra Lamongan Dikukuhkan, Bupati Ajak Memperkuat SDM Melalui Kelestarian Budaya

Pada saat petugas Polsek Karanggeneng mendatangi TKP,  korban sudah berada di rumah duka untuk di sucikan dan persiapan untuk di kebumikan.

Terdapat luka di bagian telinga dan mata korban di duga akibat gigitan kepiting sawah, karena saat korban ditemukan, Surian  banyak kepiting sawah di sekitar korban. Lm-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru