Setelah Resmi Beroperasi, KDKMP Kini Menjadi Pilihan Warga Lamongan Berbelanja Penuhi Kebutuhan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas KDKMP Desa Kebet Kecamatan Lamongan saat menata dan menambah barang dagangannya usai terus berkurang setelah diburu oleh warga. SP/ MUHAJIRIN
Petugas KDKMP Desa Kebet Kecamatan Lamongan saat menata dan menambah barang dagangannya usai terus berkurang setelah diburu oleh warga. SP/ MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sejak resmi operasional empat hari ini, 

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah barang dagangan mulai menjadi pilihan warga, salah satunya LPG dan minyak goreng dan kebutuhan lainnya.

KDKMP yang diserbu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari, seperti yang ada di KDKMP Desa Sendangrejo dan Desa Kebet Kacamatan Lamongan. 

"Alhamdulillah sejak buka selama 4 hari ini, antusias warga berbelanja di KDKMP cukup baik, mereka rata-rata cari LPG minyak goreng, gula dan beras," Siska Intan Kasir KDKMP Desa Sendangrejo.

Bahkan sangking larisnya, dua KDKMP ini omset yang didapat bisa sampai jutaan dalam sehari, dan kebutuhan untuk masyarakat akan terus dipenuhi sambil menunggu pasokan normal. "Alhamdulillah pendapatan kami rata-rata sehari minimum Rp 1 juta, bahkan bisa sampai 4 juta," kata Siska Intan Kasir KDKMP Desa Sendangrejo.

Hal serupa juga terpantau di KDKMP Kebet, setelah mengecek laporan penjualan selama 4 hari, total omset koperasi mencapai 4 juta dengan komoditas tabung gas yang paling dicari.

"Kemarin itu sudah mendapatkan penghasilan satu harinya 4 juta ini sebagai bisa kita lihat keseriusan dari koperasi tersebut dari masyarakat untuk belanja di koperasi kebet ini sangat luar biasa," tuturnya.

Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Digdo menyebut, tingginya kunjungan warga menjadi bukti nyata bahwa kehadiran koperasi merah putih mendapat sambutan baik dari masyarakat. Selain menjadi pusat pelayanan kebutuhan warga, koperasi juga mulai memberikan dampak ekonomi bagi desa.

“Ini bisa kita buktikan bahwa KDKMP Sendangrejo dan Kebet sudah bisa operasional dengan baik. Hari pertama penghasilannya Rp 2 juta, hari kedua Rp1 juta lebih, dan hari ketiga bahkan mencapai Rp 4 juta lebih,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah, benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bahkan hingga memasuki hari keempat operasional, jumlah pengunjung terus meningkat.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga menunjukkan adanya harapan besar terhadap keberadaan koperasi sebagai pusat ekonomi desa yang mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Ini sudah menjadi wujud nyata bahwa masyarakat sangat antusias terhadap kehadiran koperasi merah putih. Dari hari pertama sampai hari keempat, masyarakat yang berkunjung sangat luar biasa,” katanya.jir

Berita Terbaru

Miris, Pelaku Pencurian Diesel di 53 TKP di Lamongan Bawa Anak dan Istri Saat Melakukan Aksinya

Miris, Pelaku Pencurian Diesel di 53 TKP di Lamongan Bawa Anak dan Istri Saat Melakukan Aksinya

Selasa, 19 Mei 2026 17:12 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Miris sekali dengan apa yang dilakukan oleh RM, salah seorang pelaku pencurian spesialis mesin diesel di 53 Tempat Kejadian…

TP PKK Kota Mojokerto Diajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Membatik

TP PKK Kota Mojokerto Diajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Membatik

Selasa, 19 Mei 2026 17:05 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Membatik tidak lagi sekadar menjadi cara melestarikan budaya. Di Kota Mojokerto, batik juga didorong menjadi peluang ekonomi…

Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

Selasa, 19 Mei 2026 17:04 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Penganugerahan Lomba Mojo Indah Tahun 2026 dan Evaluasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2025 …

Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

Selasa, 19 Mei 2026 17:02 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 17:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sosialisasi pedoman teknis pelaksanaan Sistem…

Taman Wisata Genilangit Suguhkan Spot Instagramable ala Sakura Jepang di Magetan

Taman Wisata Genilangit Suguhkan Spot Instagramable ala Sakura Jepang di Magetan

Selasa, 19 Mei 2026 15:23 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Kabupaten Magetan ternyata memiliki tempat wisata ala Negeri Sakura, Jepang yang instagramable bernama Genilangit, yang berlokasi…

Raline Shah Kembali Hadiri Festival Film Cannes 2026 Melalui Kolaborasi Bersama Red Sea Film Foundation, Chopard, dan Bo

Raline Shah Kembali Hadiri Festival Film Cannes 2026 Melalui Kolaborasi Bersama Red Sea Film Foundation, Chopard, dan Bo

Selasa, 19 Mei 2026 15:15 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 15:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM :  Raline Shah kembali menghadiri Festival Film Cannes 2026 melalui kolaborasi bersama Red Sea Film Foundation, Chopard, dan Boucheron dengan …