SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sejak resmi operasional empat hari ini,
Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah barang dagangan mulai menjadi pilihan warga, salah satunya LPG dan minyak goreng dan kebutuhan lainnya.
KDKMP yang diserbu masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari, seperti yang ada di KDKMP Desa Sendangrejo dan Desa Kebet Kacamatan Lamongan.
"Alhamdulillah sejak buka selama 4 hari ini, antusias warga berbelanja di KDKMP cukup baik, mereka rata-rata cari LPG minyak goreng, gula dan beras," Siska Intan Kasir KDKMP Desa Sendangrejo.
Bahkan sangking larisnya, dua KDKMP ini omset yang didapat bisa sampai jutaan dalam sehari, dan kebutuhan untuk masyarakat akan terus dipenuhi sambil menunggu pasokan normal. "Alhamdulillah pendapatan kami rata-rata sehari minimum Rp 1 juta, bahkan bisa sampai 4 juta," kata Siska Intan Kasir KDKMP Desa Sendangrejo.
Hal serupa juga terpantau di KDKMP Kebet, setelah mengecek laporan penjualan selama 4 hari, total omset koperasi mencapai 4 juta dengan komoditas tabung gas yang paling dicari.
"Kemarin itu sudah mendapatkan penghasilan satu harinya 4 juta ini sebagai bisa kita lihat keseriusan dari koperasi tersebut dari masyarakat untuk belanja di koperasi kebet ini sangat luar biasa," tuturnya.
Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Digdo menyebut, tingginya kunjungan warga menjadi bukti nyata bahwa kehadiran koperasi merah putih mendapat sambutan baik dari masyarakat. Selain menjadi pusat pelayanan kebutuhan warga, koperasi juga mulai memberikan dampak ekonomi bagi desa.
“Ini bisa kita buktikan bahwa KDKMP Sendangrejo dan Kebet sudah bisa operasional dengan baik. Hari pertama penghasilannya Rp 2 juta, hari kedua Rp1 juta lebih, dan hari ketiga bahkan mencapai Rp 4 juta lebih,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa program Koperasi Desa Merah Putih yang digagas pemerintah, benar-benar dibutuhkan masyarakat. Bahkan hingga memasuki hari keempat operasional, jumlah pengunjung terus meningkat.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme warga menunjukkan adanya harapan besar terhadap keberadaan koperasi sebagai pusat ekonomi desa yang mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.
“Ini sudah menjadi wujud nyata bahwa masyarakat sangat antusias terhadap kehadiran koperasi merah putih. Dari hari pertama sampai hari keempat, masyarakat yang berkunjung sangat luar biasa,” katanya.jir
Editor : Redaksi