SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pj Bupati Madiun Tontro Pahlawanto, meminta jajaran kecamatan hingga desa, lebih intensif melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Tontro menilai, kesadaran masyarakat dalam memberantas nyamuk Aedes Aegypti, penyebab Demam Bedarah Dengue (DBD), masih kurang.
“Kasus DBD di Kabupaten terus mengalami peningkatan. Pertengahan Februari ini saja sudah mencapai 24 penderita,” ujar Tontro, Minggu (25/2/2024).
Dirinya mengungkapkan, saat dilakukan pengecekan di sejumlah titik, masih banyak jentik jentik nyamuk di bak kamar mandi warga.
Baca juga: Dinkes Lamongan Temukan 96 Kasus DBD Sepanjang 2026, Tak Ada Korban Jiwa
“Berpotensi membahayakan kesehatan. Serta masih kerap ditemukan tumpukan sampah plastik di tiap sudut rumah warga,” tuturnya.
Ditambah lagi, lanjut dia, kondisi lingkungan yang kumuh, jika dibiarkan dapat menunjang perkembang biakan nyamuk jadi semakin banyak.
Baca juga: Per Tahun 2026, Dinkes Sidoarjo Catat Kasus DBD saat Musim Hujan Rendah Dibanding Tahun Lalu
“Jika dibiarkan, penderita DBD terus mengalami penambahan dan menjalani perawatan di rumah sakit,” pungkas Tontro.
Sekedar diketahui, data dari Dinkes Kabupaten Madiun, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue di kabupaten terus mengalami lonjakan. Tercatat, pada bulan Januari tahun 2024 ini penderita DBD sudah mencapai 58 kasus. Md-01/ham
Editor : Moch Ilham