SURABAYAPAGI.com, Jombang - Bencana tanah bergerak di Dusun Sumber Lamong, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, mengakibatkan 12 rumah mengalami kerusakan.
Selain mengakibatkan belasan rumah rusak, bencana tanah bergerak juga mengakibatkan fasilitas umum akses jalan menuju dusun amblas.
Baca juga: Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras SPHP di Jombang Aman dan Stabil Jelang Lebaran 2026
Kepala Desa Sambirejo, Sungkono mengatakan bencana tanah bergerak itu disebabkan wilayah setempat diguyur hujan dan diperparah dengan kontruksi tanah yang labil.
"Penyebab ini akibat tanah memang labil, di bagian belakang rumah juga lereng, ditambah pula hujan yang terlalu lebat sehingga mengakibatkan bencana seperti ini," kata dia, Kamis (07/03/2024).
Sementara Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Bambang Dwijo Pranowo, menjelaskan, kejadian bermula pada pukul 22.00 WIB.
Baca juga: 31 Santri di Jombang Diduga Keracunan Telur Asin dari MBG
"Tanah mulai bergerak sekitar pukul 22.00 WIB. Namun baru disadari warga sekitar pukul 23.00 WIB," ujarnya.
Akibatnya, 34 warga jiwa yang sudah pergi mengungsi ke tempat aman. Tak sedikit pula warga yang masih lontang-lantung kebingungan untuk mengamankan barang berharganya termasuk hewan ternak.
Baca juga: Imbas Bencana Alam, Pemkab Sumenep Usulkan Ratusan Sekolah Rusak Diperbaiki
Dalam waktu dekat, rencananya warga akan direlokasi ke tempat yang lebih aman untuk mencegah risiko akibat tanah bergerak.
"Kita evakuasi ke tempat lebih aman sekitar 50 meter dari lokasi, sudah kita siapkan tenda dan segala kebutuhan termasuk konsumsi dan kesehatan, tapi kita lihat dulu perkembangannya," pungkasnya. Sarep
Editor : Desy Ayu