SurabayaPagi, Gresik - Bulan Ramadhan merupakan momen penuh berkah dan tidak menjadi penghalang PLN untuk terus berkomitmen dalam penyediaan listrik yang andal untuk memenuhi kebutuhan listrik pelanggan.
PLN terus menjaga sistem kelistrikan tetap andal, langkah preventif menjadi hal yang penting dilakukan untuk memastikan suplai listrik tidak terganggu.
Baca juga: Lakukan Pemeliharaan Gardu Induk, PLN UIT JBM Hadirkan Jaminan Keandalan Pasokan Listrik
Pekerjaan pemeliharaan 2 tahunan dilakukan UPT (Unit Pelaksana Transmisi) Gresik pada PMT (Pemutus Tenaga) di GISTET (Gas Insulated Switchgear Tegangan Ekstra Tinggi) Gresik 500kV pada Senin (25/3/2024), merupakan pekerjaan pemeliharaan peralatan GI (Gardu Induk) yang rutin dilaksanakan dalam periode 2 tahunan.
Diterangkan General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), pemeliharaan peralatan GI menjadi langkah preventif yang dilakukan untuk memastikan peralatan berfungsi optimal.
“PMT ini adalah saklar yang digunakan untuk menghubungkan atau memutuskan arus/daya listrik sesuai rantingnya, jika terdapat factor yang menimbulkan gangguan pada GI atau alat transmisi lainnya, PMT inilah yang digunakan untuk memutus hubungan secara otomatis. Sehingga untuk memastikannya berfungsi optimal, pemeliharaan secara rutin penting dilakukan. Dalam pemeliharaan PMT meliputi pengujian individu PMT, pengujian kualitas Gas SF6 PMT, pengujian individu proteksi PMT 500kV dan beberapa item pengujian lain sesuai pedoman pemeliharaan. Pekerjaan ini dilaksanakan untuk memastikan kondisi peralatan PMT dalam kondisi normal sehingga berfungsi optimal menyuplai pasokan listrik 500kV," papar Amiruddin.
Baca juga: Ticket Ludes Terjual, Pendaftaran Early Bird PLN Electric Run 2026 Dibuka Besok
Amiruddin melanjutkan, pemeliharaan rutin PMT GISTET 500kV Gresik selain untuk memastikan terjaganya kondisi keandalan sistem kelistrikan di Jawa Timur dan sekitarnya terutama untuk kebutuhan suplai pelanggan potensial di Kabupaten Gresik.
“Langkah antisipatif selalu dilakukan untuk memastikan pemenuhan kebutuhan listrik di Kota Gresik, Surabaya dan Madura tetap aman dan andal, mengingat Gresik merupakan kawasan industri dan terdapat banyak KTT,” terang Amiruddin.
Baca juga: Dukung Transisi Energi Nasional, PLN UIT JBM Hadirkan Program TJSL Produksi RDF Biomassa
Diungkapkan juga oleh Amiruddin, pemeliharaan off PMT GISTET 500kV Gresik tidak menimbulkan dampak bagi pelanggan.
“GISTET memiliki trafo IBT (interbus trafo) 1 dan 2 yang berfungsi untuk memperkuat daya mampu pasok subsistem Krian 1,2 - Gresik, sehingga pekerjaan pemeliharaan ini sebagai upaya preventif, tidak menimbulkan padam terhadap pelanggan di Jawa Timur karena keandalan subsistem IBT yang dimiliki," pungkas Amiruddin. Byb
Editor : Redaksi