Bandara Dhoho Kediri Rampung 100%, Siap Beroperasi Jelang Mudik Lebaran

surabayapagi.com
Suasana Bandara Internasional Dhoho yang berada di kawasan Kabupaten Kediri, Jawa Timur dilaporkan akan segera beroperasi di momen mudik lebaran 2024. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Menjelang mudik lebaran 2024, Bandara Internasional Dhoho Kediri dilaporkan sudah rampung 100 persen dan sudah siap melayani penerbangan.

Namun, General Manager Angkasa Pura I Bandara Internasional Dhoho Kediri I Nyoman Noer Rohim mengatakan Bandara yang terletak di kawasan Kabupaten Kediri, Jawa Timur itu masih dalam proses perizinan untuk proses penerbangan reguler, termasuk pengaturan rotasi pesawat bagi maskapai yang telah mendapatkan izin rute.

Baca juga: Bandara Dhoho akan Digunakan Pemberangkatan Jemaah Haji

"Bandara Dhoho ini sudah siap 100 persen untuk melayani penerbangan, dan sudah terbukti kemarin sudah ada tiga pesawat privat jet take off landing di sini. Untuk maskapai yang telah mendapatkan izin rute yaitu Batik Air dan Super Air Jet. Mereka masih berproses terkait pengaturan pesawat," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri Irwan Chandra mengatakan pengerjaan akses jalan tol di dekat bandara juga terus dikebut.

Akses jalan tersebut mulai dari Jalan Nganjuk-Kediri, Jalan Tulungagung-Kediri melalui Kecamatan Mojo, Jalan Jawa dan Jalan PB Sudirman.

"Saat ini yang belum (selesai) Jembatan Jongbiru," kata Irwan Chandra, Senin (01/04/2024).

Baca juga: Agenda Mediasi Sidang Perumahan Griya Keraton Gagal, Penggugat Tetap Tuntut Pelanggaran Fasum Fasos

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dalam kunjungannya di Bandara Dhoho Kediri, juga mengatakan bahwa kesiapan Bandara Dhoho Kediri sudah 100 persen.

"Bandara saya melihat kesiapan semua, sudah 100 persen. Kami berusaha secepatnya dioperasikan. Kalau keinginan kami tanggal mudik 5-6 April 2024, mudah-mudahan," kata dia.

Ia menambahkan, saat ini persoalan izin bandara tersebut juga sudah selesai. Selain itu, infrastruktur juga sudah 100 persen. Fasilitas di lokasi tersebut juga tersedia.

Baca juga: Sidang Perumahan Griya Keraton Kediri, Developer Soroti Lambannya Penanganan Fasum-Fasos

Sebagai informasi, Bandara Dhoho Kediri merupakan Bandara pertama di Indonesia yang dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), yang pembangunannya dilakukan oleh PT Gudang Garam melalui anak perusahaannya PT Surya Dhoho Investama.

Bandara ini memiliki landasan pacu 3.300 x 60 meter, apron commercial 548 x 141 meter, apron VIP 221 x 97 meter, empat taxiway atau jalur perpindahan pesawat yang membentang sepanjang 306 meter x 32 meter dan 438 meter x 32 meter, dan lahan parkir seluas 37.108 meter persegi.

Pada sisi darat, bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 18.224 meter persegi berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun. Bandara ini selain ke depan melayani penerbangan internasional, juga untuk haji dan umroh. kdr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru