Okupansi Hotel Selama Libur Lebaran 2024 di Ngawi Minim

surabayapagi.com
Ilustrasi. Salah satu hotel di Ngawi. SP/ NGW

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Selama musim libur Lebaran 2024 kemarin hingga saat ini, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Ngawi mencatat tingkat okupansi hotel di wilayahnya masih minim dan sepi pengunjung.

Kepala Disparpora Kabupaten Ngawi, Wiwien Purwaningsih mengungkap, dari 14 hotel di Kabupaten Ngawi terdapat 2.591 kamar. Namun, tingkat keterisian jauh dari harapan. 

Baca juga: Tindaklanjuti Instruksi Mendagri, Pemkot Surabaya Terapkan Sistem Piket dan WFA saat Lebaran

"Hasil laporan dari masing-masing pengelola hotel, okupansi hanya 16 persen atau sekitar 415 kamar," katanya, Minggu (28/04/2024).

Menurutnya, minimnya okupansi hotel karena warga yang datang cenderung tinggal di rumah anggota keluarga atau kerabat. Sedangkan untuk pengunjung hotel kebanyakan hanya mereka yang transit sebelum melanjutkan perjalanan mudik. 

"Semua hotel yang ada, juga baru tingkat kelas melati," ujarnya. 

Baca juga: Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus

Sedangkan sebelumnya, melalui pengurus persatuan hotel dan restoran indonesia (PHRI), pembinaan terus dilakukan untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi setiap pengunjung hotel. 

"Ke depan akan diupayakan ada paket wisata Ngawi sekaligus untuk penginapannya," pungkasnya. 

Baca juga: Okupansi Hotel-hotel di Kota Batu Ditarget Capai 90 Persen Jelang Libur Nataru

Lanjutnya, Wiwien menyebutkan upaya meningkatkan okupansi kamar hotel yang beririsan dengan kunjungan wisatawan. Yakni, mempercepat proses saling hibah aset Benteng Van den Bosch dari Kementerian Pertahanan. 

Sehingga, nantinya objek wisata itu diyakini akan mengangkat jumlah warga pelesiran. Juga menarik minat calon investor hotel berbintang. ‘’Kami juga mendorong hotel di Ngawi untuk memberikan fasilitas dan pelayanan terbaik,’’ pungkasnya. ngw-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru