SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kelompok terbang (kloter) pertama jemaah haji 1445 H/2024 embarkasi Surabaya telah diberangkatkan dari Bandara Udara Internasional Juanda mulai Minggu pagi (12/05/2024).
Kendati demikian, otoritas Bandara Internasional Juanda memastikan perjalanan jemaah haji Embarkasi Surabaya 2024 berjalan lancar hingga tiba di Bandara Internasional Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli
General Manager Bandara Internasional Juanda, Sisyani Jaffar, mengaku pada tahun ini keberangkatan jemaah haji melalui Bandara Juanda mendapat kemudahan dengan layanan fast track.
"Layanan haji tahun ini menjadi berbeda karena terdapat layanan fast track atau makkah route yaitu fasilitas pre clearance atau pemeriksaan dokumen jamaah haji oleh Keimigrasian Pemerintah Arab Saudi di Bandara Internasional Juanda. Dimana layanan ini manfaatnya akan dirasakan oleh Jemaah haji saat tiba di Arab Saudi tidak pemeriksaan dokumen imigrasi lagi sehingga dapat langsung keluar," kata Sisyani.
Ia menambahkan bahwa layanan makkah route ini memanfaatkan ruang tunggu Gate 13-15 pada Terminal 1 sebagai area layanan fast track oleh Pemerintah Arab Saudi.
"Area ini juga sudah di renovasi menjadi area yang terpisah dengan gate lainnya sehingga pada pelaksanaanya untuk flow penumpang domestik dan flow Jemaah haji tidak tercampur," terangnya.
"Tentunya kami pihak pengelola juga sangat bangga bahwa tahun ini Bandara Internasional Juanda menjadi bandara terbesar nomor 2 yang melayani haji dengan hadirkan makkah route didalamnya," sambungnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menyiapkan kebutuhan dari sisi pengelola bandara untuk kelancaran penerbangan haji 1445 H/ 2024.
Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan
"Kami telah memastikan kesiapan SDM dan fasilitas serta peralatan pendukung angkutan haji bersama stakeholder terkait yaitu Pemerintah Arab Saudi, Lanudal Juanda, Kantor Otoritas Bandara Wilayah III, Perum LPPNPI Cabang Surabaya, Kementerian Agama Jawa Timur, Imigrasi, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Saudi Arabia Airlines, JAS, Pertamina dan Angkasa Pura Logistik serta instansi terkait lainnya," jelas Sisyani.
Selain itu, pihak manajemen Bandar Udara Internasional Juanda juga memberikan pelayanan screening pemeriksaan keamanan bagi calon jemaah dan barang bawaannya di Asrama Haji Sukolilo.
"Telah kami tugaskan 24 personel Aviation Security per hari yang dilengkapi juga dengan 5 (empat) unit mesin X-Ray, 3 (empat) unit Hand Held Metal Detector (HHMD) dan 3 (dua) unit Walkthrough Metal Detector (WTMD) yang dioperasikan disana," paparnya.
Dengan demikian, diharapkan calon jemaah haji yang memasuki bandara sudah steril karena telah melewati screening sehingga dapat langsung menuju layanan fast track sebelum naik ke pesawat.
Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog
Disisi lain, untuk mengantisipasi ada beberapa jadwal keberangkatan haji yang bersamaan dengan penerbangan reguler, pihaknya telah mengatur slot parkir pesawat.
"Kami telah mengantisipasi dengan memanfaatkan secara maksimal waktu dan mengatur slot parkir pesawat agar tidak berdampak pada operasional bandara," ujarnya.
Ia pun menambahkan, selain dari Jawa Timur, Bandara Juanda juga akan menerbangkan jemaah haji dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Jumlah keseluruhan calon Jemaah haji yang akan diberangkatkan dari Bandar Udara Internasional Juanda sebanyak 39.226 orang yang akan dibagi dalam 106 kloter penerbangan dari wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur. Sedangkan untuk jadwal keberangkatan atau embarkasi dimulai tanggal 12 Mei hingga 10 Juni 2024," pungkasnya. ain
Editor : Desy Ayu