SurabayaPagi, Surabaya - PLN UIT JBM menggelar apel siaga kelistrikan guna mengawal sistem transmisi andal saat gelaran KTT WWF (Konferensi Tingkat Tinggi World Water Forum) ke-10 di Bali, Sabtu (18/5/2024).
PLN UIT JBM menyiapkan petugas yang sudah disiagakan selama 24 jam penuh sejak tiga hari lalu hingga berakhirnya rangkaian acara pada pekan depan.
Baca juga: Tinjau Control Center PLN, Emil Apresiasi Keandalan Sistem Listrik Jatim Jelang Hari Raya Idul Fitri
General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali, Amiruddin menyampaikan bahwa selama masa siaga, tidak ada pekerjaan pemeliharaan yang dilakukan.
“Persiapan telah selesai dilakukan sebelum masa siaga ditetapkan. Kondisi kesiapan transmisi sudah 100 persen berfokus mendukung kebutuhan listrik selama KTT WWF berlangsung di Bali. Saat ini petugas disiagakan dari kedua sisi Jawa Timur dan Bali untuk memantau sistem transmisi tetap andal, selain itu juga petugas sapu bersih terus memantau kondisi jaringan transmisi aman dari layang-layang yang diterbangkan dekat dengan jaringan listrik, layang-layang yang menginap semalaman tanpa pemantauan pemainnya, balon udara, juga tanaman dan bangunan yang melebihi batas jarak aman dari infrastruktur jaringan," ungkap Amiruddin.
Amiruddin menjelaskan bahwa petugas sapu bersih didampingi aparat Kepolisian dan TNI terus berkeliling menyisir seluruh infratruktur jaringan transmisi agar aman dari benda terbang.
“Petugas terus memastikan tidak ada layang-layang yang terbang dekat dengan jaringan transmisi," ujar Amiruddin.
Amiruddin menyebut jika ditemui ada pemain yang mau menerbangkan layang-layang, pemain langsung diberikan edukasi terkait resiko bahaya yang ditimbulkan jika layang-layang nya putus mengenai tower transmisi.
Baca juga: Siagakan Ribuan Personel 24 Jam, PLN UIT JBM Sukses Jaga Perayaan Imlek di Jatim
"Sejak siaga hari pertama hingga hari ini (18/5/2024), lebih dari 100an layang-layang berhasil diamankan tidak jadi diterbangkan," terang Amiruddin.
Amiruddin menyebut sejak hari pertama siaga, titik-titik obvitnas dari sistem kelistrikan Jawa Timur mendapat pengawasan langsung dari Kepolisian juga TNI.
“Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Mabes POLRI, Brigjen Edy Murbowo mengunjungi beberapa titik mulai dari SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) 150kV Situbondo - Banyuwangi yang berada di dalam lokasi Taman Nasional Baluran, kemudian ke GI (Gardu Induk) 150 kV Banyuwangi, dan juga SKLT Cable Head Ketapang untuk memastikan seluruh infrastruktur dari sisi Banyuwangi aman untuk menyalurkan listrik ke Bali," jelas Amiruddin.
Amiruddin menambahkan, selama siaga laporan petugas dilakukan terus secara real time.
Baca juga: Puncak Peringatan Bulan K3 Nasional, PLN UIT JBM Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Lewat Fun Run
“Seluruh petugas yang disiagakan secara aktif terus memberikan informasi update kondisi sistem terutama pada titik-titik suplai utama selama kegiatan berlangsung," kata Amiruddin.
Dari sisi Jawa Timur PLN siagakan 3 posko utama GI di jalur utara dan 7 posko pendukung GI jalur selatan sebagai penyuplai menuju Bali dari sistem pembangkit Paiton.
Pada lokasi kegiatan di Bali, 6 posko utama GI disiagakan untuk kesiapan sistem selama kegiatan berlangsung. PLN mohon doa masyarakat juga agar rangkaian event internasional ini berlangsung sukses dan aman tanpa adanya kendala kelistrikan," pungkas Amiruddin. Byb
Editor : Redaksi